AI sebagai Teman, Bukan Pengganti
Di tengah maraknya penggunaan kecerdasan buatan, Ahmad Fuadi mengingatkan penulis muda agar tidak terjebak pada AI sebagai pencipta utama karya.
“AI itu pintar, dan akan terus berkembang. Tapi jangan menyerahkan seluruh proses kreatif ke AI. Jadikan dia teman diskusi, bukan pengganti kita,” ujarnya.
Ia mengatakan, AI bisa dimanfaatkan untuk brainstorming ide, menguji argumen, atau mencari perspektif baru, bukan membuat karya secara penuh.
“Kalau kita menulis tentang perantauan, misalnya, kita bisa bikin mind map tentang tantangan merantau, lalu berdiskusi dengan AI untuk memperkaya perspektif. Tapi ujungnya, proses menulis tetap harus dikerjakan sendiri,” tuturnya.
















