Kabarminang – Rentetan gempa tektonik yang mengguncang Kabupaten Agam, Sumatera Barat, selama dua hari berturut-turut menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan.
Berdasarkan data sementara, seluruh dampak kerusakan terkonsentrasi di Kecamatan Palembayan, yang berada dekat pusat aktivitas gempa.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Endrisasman menyampaikan, hasil perhitungan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) mencatat 44 unit rumah mengalami kerusakan, akibat rangkaian gempa tersebut.
“Berdasarkan hitungan Pusdalops PB Kabupaten Agam, terdapat 44 unit rumah yang mengalami kerusakan,” katanya usai dihubungi Sumbarkita, Senin (29/12).
Ia menjelaskan, seluruh rumah yang terdampak berada di Kecamatan Palembayan. Wilayah tersebut menjadi daerah paling terdampak karena posisinya paling dekat dengan pusat gempa.
“Semua rumah yang rusak berada di Kecamatan Palembayan, karena wilayah ini paling dekat dengan pusat gempa,” ujarnya.
Endrisasman menambahkan, tingkat kerusakan rumah bervariasi, mulai dari kategori rusak ringan hingga rusak berat.
Namun, BPBD Kabupaten Agam masih melakukan verifikasi lanjutan di lapangan untuk memastikan tingkat kerusakan secara rinci.
“Kategori kerusakan mencakup rusak berat hingga ringan, tetapi kami masih perlu melakukan verifikasi lebih lanjut,” jelasnya.
















