Kabarminang — Hujan deras yang mengguyur Padang Pariaman sejak Sabtu (22/11) malam hingga Minggu (23/11) dini hari mengakibatkan banjir di Korong Rajang dan Korong Baruah, Nagari Kampuang Galapuang, Kecamatan Ulakan Tapakis. Luapan air dari irigasi dan parit utama membuat permukiman warga terendam setinggi 40–70 sentimeter.
Banjir yang datang secara tiba-tiba sekitar pukul 4.00 dini hari membuat warga panik dan terburu-buru menyelamatkan diri. Sebagian besar rumah telah dimasuki air sebelum subuh. Karena itu, pemerintah nagari langsung mengarahkan warga untuk mengungsi ke masjid dan surau terdekat sebagai lokasi yang aman dan mudah dijangkau.
Masjid dipadati pengungsi. Anak-anak, remaja, ibu-ibu, dan lansia berkumpul beralaskan karpet dan tikar. Banyak warga yang beristirahat sambil membawa barang seadanya, tas, kantong plastik berisi pakaian, bantal, dan selimut.
Beberapa perempuan tetap menunaikan ibadah salat di tengah keramaian para pengungsi. Kondisi itu menggambarkan kelelahan, tetapi juga ketabahan warga dalam menghadapi bencana.
Wali Nagari Kampuang Galapuang, Ali Waldana, membenarkan bahwa banjir melanda dua korong sekaligus dan memaksa ratusan warga mengungsi.
“Air datang tiba-tiba dari arah irigasi dan parit utama. Dalam waktu singkat rumah warga sudah terendam. Untuk keselamatan, kami mengarahkan warga ke masjid,” ujar Ali Waldana.
Ia menambahkan bahwa pemerintah nagari telah berkoordinasi dengan BPBD dan pemerintah kecamatan untuk penyaluran bantuan darurat, pendataan rumah terdampak, serta kebutuhan warga selama masa pengungsian.
Situasi tersebut mendapatkan perhatian pemerintah daerah. Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA), meninjau lokasi banjir di Kampuang Galapuang.
Dalam kunjungannya, JKA melihat kondisi pengungsian di masjid, berdialog dengan warga terdampak, dan memastikan bantuan segera disalurkan.
“Kami sudah menginstruksikan BPBD, Dinas Sosial, dan instansi terkait untuk bergerak cepat. Keselamatan warga adalah prioritas. Bantuan makanan, selimut, dan kebutuhan mendesak sedang kami distribusikan,” ucap JKA.
Pihaknya mengimbau warga tetap waspada karena potensi hujan susulan masih cukup tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Hingga siang ini sebagian wilayah di Korong Rajang dan Korong Baruah masih tergenang.
















