Kabarminang – Perkembangan layanan kesehatan yang semakin bergantung pada teknologi informasi mendorong lahirnya kebutuhan tenaga profesional baru di bidang Informatika Medis.
Menjawab kebutuhan tersebut, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Indonesia resmi membuka Program Studi S1 Informatika Medis setelah menerima Surat Keputusan (SK) dari LLDIKTI Wilayah X.
Surat keputusan pembukaan program studi tersebut diterima pada Kamis (8/1/2026). Dengan terbitnya SK ini, STIKes Indonesia kini memiliki tiga program studi jenjang sarjana, yaitu S1 Keperawatan dan Profesi Ners, S1 Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), serta S1 Informatika Medis.
Ketua STIKes Indonesia, Budhi Mulyadi, menyampaikan bahwa pada tahap awal, Program Studi S1 Informatika Medis akan membuka satu kelas terlebih dahulu.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penataan akademik sekaligus menjaga kualitas penyelenggaraan program studi baru.
“Kami juga menerima Surat Keputusan LLDIKTI Wilayah X untuk pembukaan Program Studi S1 Informatika Medis. Untuk program studi baru ini, kami targetkan satu kelas terlebih dahulu,” ujar Budhi saat diwawancarai.
Langkah Strategis Menuju Universitas
Pembukaan Program Studi S1 Informatika Medis bukanlah keputusan yang berdiri sendiri. Budhi Mulyadi menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari visi jangka panjang STIKes Indonesia untuk bertransformasi menjadi universitas.
Menurutnya, arah pengembangan ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang mendorong perguruan tinggi agar terus bertumbuh dan memperluas spektrum keilmuannya.
















