Kabarminang — Hujan deras yang disertai badai menyebabkan sebuah pohon tumbang dan menimpa bangunan pendidikan anak usia dini (PAUD) di Nagari Kampung Tengah, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, pada Sabtu (26/9/2026).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pesisir Selatan, Hendri Agustian, menyampaikan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 15.00 WIB setelah wilayah setempat diguyur cuaca ekstrem sejak siang hari.
”Hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan sejak pukul 14.30 WIB,” kata Hendri pada Sabtu (26/9/2026).
Hendri menyebut bahwa laporan mengenai musibah tersebut pertama kali diterima pihaknya dari warga setempat sekitar pukul 15.30 WIB. Ia mengatakan bahwa warga meminta bantuan penanganan karena batang pohon berukuran sedang menimpa struktur fisik fasilitas pendidikan tersebut.
Untuk menanggapi laporan masyarakat tersebut, pihaknya mengerahkan personel penanggulangan bencana Tim Reaksi Cepat (TRC) Posko Tapan menuju lokasi. Hendri mengatakan bahwa petugas membawa peralatan pemotong kayu untuk mengevakuasi material pohon yang menimpa bangunan.
Hendri menjelaskan bahwa proses evakuasi dan pembersihan material pohon berlangsung dengan dukungan gotong royong dari warga setempat. Menurutnya, kerja sama antara petugas lapangan dan masyarakat mempercepat proses penanganan di lokasi kejadian.
Akibat pohon tumbang itu, kata Hendri, struktur fisik bangunan PAUD itu rusak. Ia menyebut bahwa bagian atap belakang fasilitas pendidikan itu rusak cukup parah akibat tertimpa batang dan ranting pohon.
Pihaknya memperkirakan kerugian materiel akibat kejadian itu Rp10 juta.




















