Kabarminang – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Indonesia kembali membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dengan dua jalur utama, yakni jalur prestasi dan jalur reguler, yang diperkuat dengan beragam skema beasiswa dan fleksibilitas pembayaran uang kuliah.
Ketua STIKes Indonesia, Budhi Mulyadi, menyampaikan bahwa kedua jalur PMB tersebut dirancang untuk memperluas akses pendidikan tinggi, khususnya bagi masyarakat dari kalangan menengah ke bawah.
“Kami membuka dua jalur, yaitu jalur prestasi dan jalur reguler. Dua jalur ini kami tekankan dengan banyak pilihan beasiswa,” katanya usai diwawancarai Sumbarkita pada Jumat (9/1/2026).
Ia menjelaskan, saat ini sekitar 50 persen mahasiswa STIKes Indonesia menerima beasiswa dari berbagai sumber. Salah satunya adalah program KIP Kuliah dari Kementerian Pendidikan Tinggi yang memungkinkan mahasiswa menempuh pendidikan secara gratis hingga lulus.
“Melalui KIP Kuliah, mahasiswa bisa kuliah gratis sampai selesai,” ujarnya.
Selain KIP Kuliah, STIKes Indonesia juga mendapatkan dukungan beasiswa dari Baznas Provinsi, yayasan, serta Bank Nagari yang masih berjalan hingga sekarang. Berbagai sumber beasiswa tersebut, memberikan peluang bantuan biaya pendidikan hingga sekitar 50 persen. Tidak hanya itu, STIKes Indonesia juga menerapkan kebijakan fleksibilitas pembayaran uang kuliah.
Mahasiswa diberikan opsi mencicil pembayaran hingga tiga kali, tanpa dikenakan uang pembangunan, dengan sistem pembayaran per semester.
“Kebijakan ini kami lakukan agar memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan,” kata Budhi.
















