Kabarminang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok Selatan akan menyerahkan pengelolaan tiga destinasi wisata unggulan kepada investor.
Langkah ini diambil untuk mempercepat pengembangan sektor pariwisata dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Tiga objek wisata yang akan dikelola pihak ketiga tersebut adalah Kawasan Saribu Rumah Gadang (SRG), Goa Batu Kapal (GBK), dan Hot Water Boom (HWB).
Mulai dari Saribu Rumah Gadang yang jadi kampung adat terpopuler di Indonesia, Goa Batu Kapal yang dikenal dunia, hingga pemandian air panas Hot Water Boom.
“Semua akan kita pihak ketigakan,” ujar Bupati Solok Selatan Khairunas, Jumat (4/4/2025).
Menurutnya, selama ini pengelolaan objek wisata masih dilakukan oleh pemerintah daerah.
Namun, hasilnya belum maksimal karena keterbatasan anggaran dan fasilitas
Itu sebabnya pariwisata dinilai stagnan.
“Harus ada solusi. Kita butuh investor agar pengembangan bisa lebih optimal,” katanya.
Khairunas menekankan bahwa kolaborasi dengan pihak swasta adalah langkah strategis. Dengan manajemen profesional, kawasan wisata dapat tumbuh sebagai destinasi unggulan Sumatera Barat.
Selain peningkatan PAD, pengelolaan oleh investor juga diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja dan mendongkrak ekonomi masyarakat sekitar
Namun, kata Khairunas, infrastruktur pendukung juga harus diperbaiki. Jalan nasional Lubuk Selasih menuju Solok Selatan yang kondisinya rusak, harus segera diperlebar dan diperbaiki.
“Kalau jalan itu bagus, wisatawan pasti lebih banyak datang. Perjalanan jadi nyaman, akses lebih cepat,” bebernya.
Solok Selatan dikenal kaya akan potensi wisata. Tak hanya budaya dan alam, daerah ini juga punya pesona yang belum banyak diketahui publik.
Selain SRG, GBK, dan HWB, ada juga kebun teh yang memesona, taman kota Padang Aro yang ramai dikunjungi warga tiap malam, hingga jalur pendakian Gunung Kerinci dari sisi Solok Selatan.
“Jalur Kerinci dari Solsel itu lebih cepat, pemandangannya juga lebih eksotis dibanding via Kayu Aro, Jambi,” tutup Khairunas.
Pemerintah Kabupaten kini menyiapkan langkah strategis untuk menjaring investor potensial, demi menjadikan Solok Selatan sebagai destinasi wisata andalan di Sumatera