Sumbarkita – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Padang Pariaman membuka lomba fotografi dalam rangka memeriahkan event budaya Pacu Kudo 2026. Ajang ini mengajak masyarakat mengabadikan momen terbaik dari tradisi pacuan ikuda khas daerah tersebut.
Dikutip dari akun resmi Diskominfo Padang Pariaman pada Selasa (22/3), kegiatan Pacu Kudo 2026 dijadwalkan berlangsung pada 28–29 April 2026 di Lapangan Pacu Kudo Paguah Duku Banyak, Balah Aie, Kecamatan VII Koto.
Sementara itu, lomba foto mengusung tema “Kemeriahan Padang Pariaman Pacu Kudo 2026”.
Panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp5,2 juta. Rinciannya, juara pertama akan memperoleh Rp1,5 juta, juara kedua Rp1,2 juta, dan juara ketiga Rp1 juta, masing-masing disertai piagam. Selain itu, terdapat lima juara favorit dengan hadiah masing-masing Rp300 ribu.
Penilaian lomba akan dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari fotografer Ardie Sensei dan Baim.
Peserta diperbolehkan menggunakan kamera maupun ponsel, dengan ketentuan tanpa penggunaan drone. Setiap peserta dapat mengirimkan maksimal tiga karya foto berwarna dengan resolusi 3000 x 2000 piksel. Proses pengolahan gambar hanya diperkenankan sebatas editing dasar seperti crop, rotate, sharpen, dan pengaturan kontras.
Selain itu, karya yang dilombakan harus orisinal, sesuai tema, serta bebas dari unsur SARA. Peserta juga diwajibkan mengunggah karya ke Instagram, menandai akun resmi panitia, menggunakan tagar yang ditentukan, serta melakukan repost flyer kegiatan minimal dua hari sebelum batas akhir pengumpulan.
Berkas foto dikirim melalui email ke padangpariamanpacukudo@gmail.com dengan format penamaan yang telah ditentukan panitia. Batas akhir pengiriman karya ditetapkan pada 1 April 2026 pukul 23.59 WIB.
Pengumuman pemenang akan disampaikan melalui media sosial resmi Disparpora Padang Pariaman. Kegiatan ini turut didukung oleh sejumlah pihak, di antaranya SMI, SIG, Bank Nagari, Semen Padang, dan Pordasi.
Melalui lomba ini, panitia berharap dapat meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus mempromosikan kekayaan budaya Pacu Kudo sebagai salah satu daya tarik wisata unggulan di Sumatera Barat.















