Sementara itu, Emi dan pedagang lainnya berharap lokasi baru dapat ramai dikunjungi masyarakat. Bagi mereka, keberadaan pembeli menjadi pertimbangan penting sebelum seluruh barang dagangan dipindahkan.
Mereka khawatir sepinya pengunjung akan menghambat penjualan, sehingga modal usaha sulit berputar dan pendapatan ikut terdampak.
Lapak Sudah Disiapkan, Basement Masih Sepi
Berdasarkan pantauan Sumbarkita pada Sabtu (24/10/2026), sejumlah lapak di basement Blok 2 Pasar Raya Padang telah disiapkan untuk menampung pedagang yang direlokasi dari Jalan Sandang Pangan.
Meja-meja kayu mulai ditata. Kipas angin juga terpasang di beberapa titik, sedangkan nama pedagang telah ditulis pada pilar di masing-masing lapak yang ditentukan oleh dinas terkait.
Meski fasilitas dasar telah disiapkan, area basement tersebut masih tampak sepi dan belum dipenuhi aktivitas jual beli.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Padang mendata 169 PKL yang berjualan di Jalan Sandang Pangan untuk direlokasi ke basement Blok 2 Pasar Raya Padang.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan, mengatakan lokasi tersebut disiapkan untuk menampung seluruh pedagang yang masuk dalam pendataan pemerintah.
“Jumlah pedagang yang masuk dalam data kita, data by name by address, sekitar 169 pedagang yang berada di jalan sandang pangan sedangkan lapak yang kita siapkan di Basmen itu ada sekitar 300 yang bakal dimasukkan ke basement Pasar Raya Blok 2 ini,” kata Fizlan Rabu (21/10/2026).

















