“Kalau memang murni kebakaran saat mereka tidur, kenapa posisi keduanya ada di ruang tamu? Itu yang membuat kami bertanya-tanya,” kata Bambang.
Selain itu, keluarga mendapati kondisi ruang tamu dan kamar tidur dalam keadaan berantakan. Sejumlah lemari serta barang-barang di dalam rumah disebut tampak seperti telah diacak-acak.
“Kondisinya tidak seperti rumah yang hanya terbakar. Di dalam rumah terlihat berantakan. Karena itu kami menduga ada sesuatu yang terjadi sebelum kebakaran,” ujarnya.
Bambang mengaku keluarga belum dapat memastikan apakah ada barang berharga milik korban yang hilang karena kondisi rumah telah hangus terbakar. Meski demikian, pihak keluarga berharap polisi dapat mengungkap penyebab pasti peristiwa tersebut.
“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian. Harapan kami tentu semua bisa terungkap, apakah memang ada tindak pidana atau tidak,” katanya.
Untuk mengungkap penyebab kejadian, Polres Padang Pariaman telah melibatkan Tim Laboratorium Forensik Polda Riau guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasil pemeriksaan laboratorium bersama hasil autopsi masih dinantikan penyidik.
Nedra mengimbau masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab kematian korban maupun mengaitkannya dengan dugaan tertentu sebelum seluruh proses penyelidikan selesai.
“Kami berharap masyarakat tidak berspekulasi. Percayakan proses penyelidikan kepada kepolisian. Nanti hasilnya akan kami sampaikan setelah seluruh rangkaian penyelidikan selesai,” ujarnya.
Sebelumnya, kebakaran melanda rumah korban pada Jumat (24/7/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Api menghanguskan satu unit rumah beserta seluruh isinya, satu unit mobil, dan dua sepeda motor. Kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Padang Pariaman, Rifki Monrizal, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dari kepolisian pada pukul 02.02 WIB. Armada pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 02.12 WIB dan berhasil memadamkan api setelah lebih dari satu jam.
Dalam peristiwa itu, Nurlela dan Doni ditemukan meninggal dunia. Hingga kini, penyebab kebakaran maupun penyebab kematian keduanya masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.















