“Kami sangat berharap tidak terjadi kerusakan lagi seperti bencana akhir tahun lalu,” tutur Adhie.
Saat ini, tim Perumda terus memantau kondisi debit sungai dari lokasi yang aman sambil menunggu cuaca membaik. Manajemen juga mengimbau pelanggan untuk menghemat penggunaan cadangan air yang masih tersedia di rumah masing-masing.
Pelanggan di wilayah yang masih menerima aliran air dengan tekanan rendah diminta segera menampung air untuk kebutuhan beberapa hari ke depan.
Sebagai langkah penanganan darurat, Perumda Air Minum Kota Padang telah menyiagakan armada mobil tangki guna mendistribusikan air bersih ke kawasan yang mengalami penghentian pasokan secara total.
“Semoga hujan segera berhenti agar kami dapat segera melakukan perbaikan dan meninjau lokasi intake yang terdampak,” kata Adhie.
















