“Untuk kualitas udara memang berada dalam kategori sedang-tidak sehat sehingga sangat diimbau menggunakan masker bila berada di luar ruangan,” katanya.
Kabut asap tersebut juga muncul ketika sejumlah daerah mulai menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sebagai bagian dari respons terhadap kondisi kualitas udara.
Yudha mengatakan BMKG terus memberikan informasi mengenai potensi kebakaran hutan dan lahan di Sumbar. Informasi tersebut dapat digunakan pemerintah daerah sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan terkait kondisi kabut asap dan aktivitas masyarakat.
“Kami selalu memberikan informasi potensi karhutla di Sumbar sebagai bahan pertimbangan kebijakan di Sumatera Barat,” pungkasnya.





















