Kabarminang – Kota Bukittinggi menjadi salah satu tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 dengan menggelar pertandingan tiga cabang olahraga (cabor), yakni pickleball, wushu, dan dance sport.
Pembukaan pelaksanaan Porprov XVI untuk cabor pickleball di Kota Bukittinggi dilakukan Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias di GOR Bermawi, Senin (5/10/2026).
Ketua PIC Porprov XVI Sumbar di Bukittinggi, Qoy Cahayu YB, mengatakan Bukittinggi dipercaya menjadi tuan rumah untuk tiga cabor pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Menurutnya, sebanyak 10 kabupaten/kota mengikuti pertandingan dance sport, 14 kabupaten/kota mengikuti pickleball, dan 10 kabupaten/kota mengikuti wushu.
“Pertandingan Pickleball dilaksanakan 6–10 Oktober 2026 di GOR Bermawi, Wushu 6–10 Oktober 2026 di Sporthall Ateh Ngarai,” kata Qoy.
Sementara itu, pertandingan dance sport dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Lantai 1 Gedung Pasar Atas. Pertandingan kemudian dilanjutkan pada 12–13 Oktober 2026 di Sporthall Ateh Ngarai.
Qoy mengatakan, sebagai tuan rumah, Pemerintah Kota Bukittinggi bersama panitia berkomitmen memberikan pelayanan dan penyelenggaraan terbaik bagi seluruh kontingen yang bertanding.
“Sebagai tuan rumah, kami berkomitmen memberikan pelayanan, keamanan, kenyamanan, serta penyelenggaraan terbaik bagi seluruh peserta,” ujarnya.
Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan Pemko Bukittinggi mendukung pelaksanaan Porprov XVI sekaligus mendorong agar ajang olahraga tersebut dapat terus dilaksanakan secara rutin.
Menurut Ramlan, pola gotong royong antarkabupaten dan kota dapat menjadi solusi agar penyelenggaraan Porprov tidak selalu terpusat di satu daerah. Dengan demikian, beban anggaran penyelenggaraan juga dapat dibagi secara lebih proporsional.
“Atas nama Pemerintah Kota Bukittinggi, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh atlet dan kontingen. Mari bertanding dengan sehat dan menjunjung sportivitas,” ujar Ramlan.
Ia juga meminta para juri memberikan penilaian secara objektif dan sesuai dengan aturan pertandingan.
“Kepada juri, saya titip agar menilai secara netral sesuai kompetensi dan ketentuan yang berlaku, tanpa ada titipan,” katanya.
Kepada para atlet, Ramlan berpesan agar menjaga keselamatan dan kesehatan selama mengikuti pertandingan. Ia juga mengingatkan bahwa Porprov bukan menjadi akhir dari perjalanan prestasi seorang atlet.
“Kepada atlet, tetap jaga keselamatan, kesehatan dan terus berlatih karena Porprov bukan akhir dari prestasi, tetapi bagian dari proses menuju prestasi yang lebih tinggi,” ujarnya.





















