Kabarminang – Kabut asap masih menyelimuti Kota Padang, Sumatera Barat, pada Jumat (18/9/2026) pagi. Kondisi tersebut terjadi saat kualitas udara di Kota Padang tercatat berada dalam kategori sangat tidak sehat.
Berdasarkan data IQAir yang dipantau Jumat pagi, indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) Kota Padang berada di angka 222. Angka tersebut masuk dalam kategori “sangat tidak sehat”.
Polutan utama yang terpantau dalam kualitas udara Padang adalah PM2.5. Konsentrasinya tercatat mencapai 146,9 mikrogram per meter kubik.
Pada saat pengukuran, suhu udara di Kota Padang tercatat 25 derajat Celsius. Sementara itu, kecepatan angin berada di angka 7 kilometer per jam.
Kelembapan udara pada Jumat pagi tercatat sebesar 79 persen. Kondisi tersebut tercatat bersamaan dengan kualitas udara Padang yang berada pada kategori sangat tidak sehat.
Data IQAir juga menunjukkan kualitas udara Padang diprakirakan mengalami penurunan indeks dalam beberapa jam berikutnya. Pada pukul 08.00 WIB, AQI diperkirakan berada di angka 129.
Kemudian, pada pukul 09.00 WIB, AQI diprakirakan turun menjadi 116 dan kembali menjadi 104 pada pukul 10.00 WIB. Pada pukul 11.00 WIB, indeks kualitas udara diperkirakan berada di angka 91.
Pada siang hari, AQI Padang diprakirakan kembali turun. Indeks diperkirakan berada di angka 59 pada pukul 13.00 WIB dan bertahan hingga pukul 15.00 WIB.
Selanjutnya, AQI diprakirakan berada di angka 64 pada pukul 16.00 hingga 18.00 WIB. Data tersebut merupakan prakiraan kualitas udara berdasarkan pemantauan IQAir.
Dengan AQI yang mencapai 222 pada Jumat pagi, kualitas udara Kota Padang tercatat dalam kategori sangat tidak sehat. Sementara itu, kabut asap masih terlihat menyelimuti sejumlah wilayah di Kota Padang.


















