“Kami hanya bisa pasrah, Kalau bukan karena bantuan orang-orang baik, entah bagaimana nasib anak kami,” ujar Nanda dengan suara yang hampir tak terdengar.
Kepedulian itu datang dari berbagai arah. Lintas Kemanusiaan Luak 50 bersama sejumlah komunitas sosial membuka open donasi untuk membantu keluarga Farzana.
Rio Pramana Putra, pendamping keluarga, menyebut bahwa kondisi psikologis orang tua menjadi perhatian utama selain pengobatan bayi.
“Orang tuanya masih sangat muda dan tidak punya pegangan ekonomi kuat. Kami hanya ingin mereka fokus mendampingi Farzana tanpa dihantui biaya,” ucap Rio.
Rio menceritakan bahwa bayi Nanda dan Cahya saat ini sedang berjuang menghadapi penyakit dengan diagnosa Jantung Bocor.
“Keluarga kecil ini tengah menghadapi kesulitan dalam biaya pengobatan Farzana. Atas nama Titiak Dari Ateh, kami memohon doa untuk kesembuhan Farzana dan sekaligus mengajak siapa pun yang tergerak hati untuk membantu meringankan beban keluarga dengan menyisihkan sedikit rejekinya melalui donasi ke rekening berikut, BNI : 1658225656 Atas Nama : RIO PRAMANA PUTRA. Semoga setiap bantuan menjadi amal ibadah bagi kita semua dan membawa berkah bagi keluarga yang menerima,” tutur Rio.
Sementara itu, bagi Nanda dan Cahya, setiap doa dan bantuan menjadi penguat langkah.
“Kami tidak minta banyak. Cukup anak kami diberi kesempatan hidup,” ucap Nanda lirih.
















