Kabarminang — Jalur Sitinjau Lauik, Lubuk Kilangan, Kota Padang, ditutup sementara malam ini karena ada evakuasi truk pengangkut crane dari jurang.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol. Reza Chairul Akbar, mengatakan bahwa penutupan jalur Sitinjau Lauik belum dipastikan jamnya.
“Jam penutupannya belum fix. Jamnya sedang dikoordinasikan,” ujar Reza kepada Sumbarkita.
Reza mengatakan bahwa polisi dari Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar dan Satuan Lalu Lintas Polresta Padang akan menutup jalur tersebut dan mengatur arus lalu lintas untuk mengamankan evakuasi truk pengangkut crane yang jatuh ke jurang beberapa hari yang lalu.
Perihal lama penutupan jalur itu, Reza mengatakan bahwa hal itu tidak dapat dipastikan.
“Diusahakan secepatnya jalur dibuka kembali. Masyarakat yang akan melewati jalur Sitinjau Lauik harap bersabar,” ucap Reza.
Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Dedy Diantolani, mengatakan bahwa evakuasi truk pengangkut crane dilakukan oleh Hutama Karya Indonesia di Kelok S. Ia menyebut bahwa dari arah Solok, penutupan dilakukan di Lubuk Selasih, sedangkan dari arah Padang, penutupan dilakukan di Indarung.
Dedy memperkirakan bahwa evakuasi truk itu memakan waktu beberapa jam. Karena itu, ia mengimbau pengendara dari Solo menuju Padang atau sebaliknya untuk mencari jalur lain atau menunggu jalur tersebut dibuka kembali.
“Pengendara yang ingin menunggu dekat jalur yang ditutup harap menyediakan makanan dan minuman karena penutupan jalur memakan waktu beberapa jam. Setelah truk pengangkut crane selesai dievakuasi, petugas akan mengurai kemacetan akibat penutupan jalur,” tutur Dedy.
Dedy mengatakan bahwa petugas Dinas Perhubungan Sumbar terlibat dalam pengamanan arus lalu lintas selama penutupan jalur Sitinjau Lauik tersebut.
















