Kabarminang — Jalan yang menghubungkan Simpang Empat, Kecamatan Pasaman, dengan Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Pasaman Barat, lumpuh total setelah tertimbun material longsor pada Rabu (28/10/2026) sore.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pasaman Barat, Afrizal, mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba di kawasan Polongan Anam sekitar pukul 17.00 WIB.
“Material longsor yang terdiri atas tanah, batu, dan kayu langsung menutupi seluruh badan jalan sehingga tidak bisa dilewati kendaraan,” ujarnya kepada Sumbarkita.
Afrizal menjelaskan bahwa longsor tersebut dipicu oleh kondisi kontur tanah tebing yang sangat labil di sekitar lokasi kejadian.
Longsor itu, kata Afrizal, berlangsung bertepatan dengan adanya aktivitas pekerjaan proyek pelebaran jalan di titik tersebut. Ia menyebut bahwa saat peristiwa itu terjadi, para pekerja sedang melebarkan jalan. Sebagai informasi, satu sisi jalan itu merupakan bukit, sedangkan satu sisi lainnya merupakan jurang.
Afrizal menginformasikan bahwa di kawasan tersebut memang sedang diberlakukan jadwal buka-tutup arus lalu lintas harian bagi pengendara yang melintas. Ia mengatakan bahwa jalan biasanya ditutup dari pukul 08.00 hingga pukul 12.00, lalu dibuka hingga pukul 14.00, kemudian ditutup lagi hingga pukul 17.00 WIB.
Meski kondisi jalur sedang ramai oleh pengendara yang ingin lewat, Afrizal memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka akibat musibah ini.
“Untungnya saat kejadian tidak ada pengendara atau warga yang tertimpa material longsor meskipun situasi di lokasi sedang ramai,” tutur Afrizal.





















