Kabarminang – Isak tangis keluarga mengiringi penyerahan jenazah pelajar SMP Murni Padang, Josua Perkasa (15), di Gedung Rumah Duka Instalasi Forensik dan Pemulasaran Jenazah RSUP M. Djamil Padang, Minggu (16/8/2026).
Korban yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Batang Arau, Kota Padang, pada Jumat (14/8/2026), ditemukan di laut kawasan Pulau Sinyaru, Bungus Teluk Kabung, Padang, pada Minggu (16/8/2026) pagi. Usai ditemukan, jenazah korban dievakuasi oleh tim SAR gabungan ke RSUP M. Djamil Padang untuk menjalani pemeriksaan medis.
Sekitar pukul 13.40 WIB, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka di Seberang Palinggam, Kecamatan Padang Selatan.
Saat menerima jenazah anaknya, ibu korban terlihat menangis histeris. Selain keluarga, sejumlah guru dan kepala sekolah SMP Murni Padang Jjuga terlihat berada di RSUP M. Djamil Padang.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Padang, Hendri Zulviton, mengatakan, korban awalnya ditemukan oleh nelayan di kawasan Pulau Sinyaru dan kemudian dilaporkan ke BPBD Padang. Setelah menerima laporan itu, tim gabungan langsung melakukan evakuasi.
“Setelah mendapatkan laporan itu tim gabungan melakukan evakuasi dan pukul 08.30 WIB jenazah korban sudah berada di Dermaga Muara Padang,” tuturnya.
Setelah dievakuasi ke Dermaga Muara Padang, jenazah korban kemudian dibawa ke RSUP M. Djamil Padang untuk dilakukan visum.
Ia melanjutkan, secara fisik, kondisi wajah korban terlihat sudah mulai membengkak sehingga sulit dikenali. Korban juga terlihat mengenakan pakaian olahraga bertuliskan SMP Murni.















