Kabarminang – Seorang ibu-ibu menjadi korban pembegalan di kawasan Jorong Tigo Koto, Nagari Silayang, Kecamatan Mapat Tunggul, Kabupaten Pasaman, Sabtu (4/4/2026) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Dalam kejadian tersebut, korban kehilangan perhiasan emas, telepon genggam, dan uang tunai dengan total kerugian yang cukup besar.
Kapolsek Mapat Tunggul, AKP Syofyan, membenarkan adanya peristiwa pembegalan yang terjadi di dekat Kampung Batu Kambing. Ia menyebutkan pelaku berhasil membawa kabur sejumlah barang berharga milik korban.
“Gelang dan kalung emas yang dibawa kabur totalnya seberat 40 gram, 2 unit HP, satu baru dibeli korban dengan harga 5 juta, dan satunya lagi HP lama, serta uang 1,5 juta,” ujarnya saat dikonfirmasi Sumbarkita, Minggu (5/4).
Wali Nagari Silayang, Isra, menjelaskan bahwa korban diketahui bernama Cupiang, warga Aur Kuning, Silayang. Berdasarkan keterangan yang diterima, korban baru saja pulang dari menjenguk anaknya di sebuah pesantren di Rao.
Korban saat itu menumpangi ojek langganannya. Dalam perjalanan pulang, korban bersama pengemudi ojek sempat berpapasan dengan dua orang pelaku yang melintas dari arah Batu Kambing menuju Rao.
Menurut Isra, pelaku berjumlah dua orang dengan ciri-ciri satu bertubuh kurus sebagai pengendara dan satu bertubuh gemuk sebagai pembonceng. Keduanya menggunakan penutup wajah sehingga tidak dikenali.
Setelah berpapasan sekitar 20 meter, pelaku berbalik arah dan mengejar korban. Setibanya di lokasi kejadian, pelaku langsung mematikan kontak sepeda motor yang ditumpangi korban.
Pelaku kemudian merampas tas korban yang berisi perhiasan emas, dua unit telepon genggam, serta uang tunai sebesar Rp1,5 juta. Saat tas dirampas, korban terjatuh hingga terpental ke arah kerikil di lokasi kejadian.














