Kabarminang – Kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan satu orang meninggal dunia terjadi di Jalan Lintas Batu Basa–Lubuk Basung, tepatnya di Korong Kampung Pinang, Nagari III Koto Aur Malintang, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Padang Pariaman, pada Sabtu (27/12/2025) sekitar pukul 8.00 WIB.
Kepala Polsek IV Koto Aur Malintang, Iptu Muhammad Basir, mengatakan bahwa kecelakaan melibatkan dua sepeda motor dan satu unit mobil truk bermuatan gas Elpiji. Ia menginformasikan bahwa kedua sepeda motor itu ialah Honda Beat BA 3666 LC, dikendarai Zelfiarnedi (42), buruh harian lepas, warga Padang Laring, Korong Padang Laring Timur, Nagari III Koto Amal Utara, Kecamatan IV Koto Amal, Padang Pariaman; dan Honda Beat BA 3353 BS, dikendarai oleh Solihin (44), buruh tani, warga Pincuran Tujuan, Korong Kampung Padang, Nagari III Koto Amal, Kecamatan IV Koto Amal. Sementara itu, truk tersebut, kata Basir, ialah truk bernomor polisi BA 8029 FAU, dikemudikan oleh Andri (43), warga Lubuk Alung, Padang Pariaman.
Perihal kronologi kecelakaan itu, Basir menceritakan bahwa Honda Beat yang dikendarai Zelfiarnedi melaju dari arah Lubuk Basung menuju Batu Basa. Zelfiarnedi hendak mendahului truk pengangkut gas Elpiji.
“Sebelum Zelfiarnedi berhasil melewati truk, sepeda motornya terjatuh di sisi kanan truk,” ucap Basir.
Pada waktu bersamaan, kata Basir, dari arah berlawanan datang sepeda motor Honda Beat yang dikendarai Solihin. Karena jarak sudah dekat, katanya, Solihin tidak dapat menghindari Zelfiarnedi yang terjatuh di tengah jalan.
“Solihin kemudian melindas tubuh korban karena tidak dapat menghindari korban yang terjatuh,” tuturnya.
Akibat kejadian tersebut, kata Basir, Zelfiarnedi dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, Solihin mengalami luka lecet di tangan dan kaki.
Setelah menerima laporan kecelakaan itu, kata Basri, personelnya langsung mendatangi tempat kejadian perkara, mengevakuasi korban ke puskesmas, mencatat identitas korban dan saksi, mengamankan barang bukti, serta melaporkan kejadian tersebut kepada anggota piket lalu lintas dan atasan. Selain itu, katanya, pihaknya telah mencatat keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, yaitu seorang ibu rumah tangga, sopir truk pengangkut tabung gas Elpiji, dan seorang buruh harian lepas.
















