Kabarminang — Pencarian hari ketiga terhadap dua siswa sekolah dasar (SD) yang tenggelam di kawasan Pantai Ulak Karang, Padang, hingga Senin (20/4/2026) sore belum membuahkan hasil.
Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengatakan, keduanya diketahui bernama Rasyid (8) dan Zafran Al Malik Akbar (9), warga Gunung Pangilun, Padang.
Ia melanjutkan, operasi pencarian pada hari ketiga dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan membagi tim menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU).
Ia menjelaskan, area pencarian mencakup wilayah perairan hingga Kepulauan Gabuo dengan luas sekitar 6 nautical mile (Nm) dari lokasi kejadian perkara (LKP). Tim menyisir sejumlah titik koordinat yang telah ditentukan berdasarkan perhitungan arus dan kondisi di lapangan.
“Hingga pukul 17.15 WIB, seluruh rangkaian pencarian telah dilaksanakan sesuai rencana operasi hari ketiga, namun korban belum ditemukan. Pencarian akan dilanjutkan besok pukul 07.00 WIB,” katanya.
Dalam operasi tersebut, tim SAR gabungan mengerahkan sejumlah peralatan, di antaranya perahu karet (LCR), kendaraan operasional, peralatan SAR air, peralatan medis, serta perangkat komunikasi dengan melibatkan 107 personel gabungan.
Tim gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari BPBD, Basarnas, Polri, TNI, Damkar, Satpol PP, PMI, pihak kecamatan dan kelurahan, KSB, KPB, relawan Rumah Zakat, relawan kebencanaan, nelayan, serta masyarakat setempat.
Sebelumnya, kedua korban dilaporkan tenggelam saat mandi-mandi bersama teman-temannya di Pantai Ulak Karang pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Upaya pencarian oleh warga sempat dilakukan, namun korban belum berhasil ditemukan hingga akhirnya dilaporkan ke pihak berwenang.
















