Kabarminang – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, tidak hanya menjadi lokasi penumpukan sampah, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sumber pakan ternak warga.
Pantauan Sumbarkita di lokasi, Selasa (3/2/2026), terlihat sejumlah sapi dan kambing tampak berkeliaran bebas di area TPA dan memakan sisa-sisa makanan di antara timbunan sampah yang menggunung. Hamparan sampah terlihat menutupi hampir seluruh permukaan lahan, bercampur antara sampah rumah tangga dan material tanah.
Ujang, seorang pemulung yang berada di lokasi, mengatakan ternak sapi dan kambing tersebut merupakan milik warga setempat yang dilepaskan untuk mencari makan.
“Selain ternak warga setempat juga ada ternak orang luar, tapi diminta warga setempat yang menggembala,” katanya kepada Sumbarkita.
Ia menjelaskan, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebenarnya tidak membolehkan ternak masuk ke kawasan TPA. Namun, pemilik ternak maupun warga yang diminta menjaga ternak masih tetap melepaskannya ke area tersebut.
“Hingga saat ini ternak-ternak yang masuk itu belum diproses oleh pihak DLH, namun jumlah ternak sekarang sudah mulai berkurang karena sudah dijual oleh pemilik ternak,” tuturnya.
Di tengah tumpukan sampah, aktivitas ternak berlangsung tanpa pengawasan khusus dan bercampur langsung dengan limbah rumah tangga. Kondisi ini menunjukkan ketergantungan sebagian warga terhadap keberadaan TPA sebagai sumber pakan alternatif bagi ternak mereka.
Selain ternak, aktivitas pemulung juga terlihat di lokasi. Beberapa warga tampak mengais sampah untuk mencari barang bernilai ekonomis. Lingkungan TPA terlihat kumuh dan tidak tertata, dengan permukaan tanah yang bercampur antara sampah dan material lainnya.
















