Saat ditanya oleh keluarga mengenai besarnya angka penagihan, kata Kholis, dokter IDP menyatakan bahwa penetapan besaran tarif tersebut sudah sesuai dengan ketentuan.
Pihaknya menolak membayar nominal awal dan melakukan negosiasi alot hingga akhirnya keluarga pasien membayar Rp3,5 juta.
“Meskipun disepakati turun menjadi Rp3,5 juta, jumlah tersebut masih tergolong sangat tinggi untuk tindakan medis rawat jalan satu hari,” tutur Kholis.
Kholis menyampaikan keluhan tentang mahalnya tarif home care tersebut di akun Instagram @kholisabdurrahman pada Senin (19/10/2026). Akun Instagram @mula_sri juga mengunggah hal yang sama. Unggahan itu memicu munculnya aduan dari warga lain.
Kholis mengaku menerima laporan dari warga yang pernah dikenakan biaya home care hingga Rp9 juta selama tiga hari perawatan, bahkan terpaksa menyerahkan telepon genggam sebagai jaminan utang.
Kholis mengaku sudah dihubungi oleh petugas dari Kementerian Kesehatan di Jakarta untuk meminta kronologi lengkap mengenai penetapan tarif dan penahanan aset pasien tersebut.
”Tujuan kami menyebarkan informasi ini bukan untuk menempuh jalur hukum, melainkan sebagai edukasi publik agar ada evaluasi dan tindakan tegas terhadap praktik home care berbiaya tidak wajar,” ucap Kholis.




















