Sebelumnya, Fraksi Gerindra DPRD Padang menggulirkan hak interpelasi terhadap Wali Kota Padang, Fadly Amran. Ketua Fraksi Gerindra, Wahyu Hidayat, menyebut pihaknya akan mempelopori interpelasi terkait kinerja PDAM dalam menangani krisis air bersih pascabanjir bandang akhir November 2025 lalu.
Wahyu menilai manajemen PDAM Kota Padang gagal mengantisipasi dampak pascabencana, baik dalam pemulihan infrastruktur maupun distribusi air bersih kepada masyarakat. Ia juga menyoroti sikap jajaran direksi PDAM yang dinilai kurang peka terhadap penderitaan warga serta minim solusi konkret.
Fraksi Gerindra turut mengkritik pola komunikasi direksi PDAM di ruang publik yang dinilai tidak solutif dan justru memperkeruh suasana. Menurut Wahyu, masyarakat tidak membutuhkan klarifikasi berulang atau sekadar kompensasi berupa potongan tarif, melainkan kepastian air bersih kembali mengalir ke rumah-rumah warga.
Bahkan, Wahyu mendesak dilakukan evaluasi total serta mengusulkan pergantian Direktur Utama PDAM.
















