Kabarminang – Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman menggelar Festival Maantaan Sambareh Tingkat Kota Pariaman Tahun 2026 di kawasan Muaro Pantai Gandoriah, Jumat sore (26/6/2026). Kegiatan ini digelar sebagai upaya melestarikan budaya lokal khas Piaman sekaligus memperkenalkan nilai-nilai tradisi kepada generasi muda.
Festival tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad. Dalam sambutannya, Yota Balad mengatakan bahwa Sambareh bukan hanya sekadar kuliner tradisional bagi masyarakat Piaman, tetapi juga memiliki makna sosial yang mendalam.
“Bagi masyarakat Piaman, Sambareh bukan sekadar kuliner tradisional saja. Lebih dari itu, Sambareh adalah simbol perekat sosial. Tradisi Maantaan Sambareh, di mana menantu mengantarkan sambareh ke rumah mertua, mengajarkan pentingnya menjaga hubungan silaturahmi, rasa hormat, dan nilai kepatuhan dalam keluarga,” ujarnya.
Ia menegaskan Pemerintah Kota Pariaman berkomitmen untuk terus mendukung, melestarikan, dan mempromosikan tradisi lokal di tengah perkembangan modernisasi dan digitalisasi yang semakin pesat.
Menurutnya, generasi muda perlu memahami proses pembuatan Sambareh serta makna budaya yang terkandung di dalam tradisi tersebut.
“Generasi muda harus tahu cara membuat Sambareh, harus paham makna di balik hantaran Sambareh, dan harus mengerti nilai-nilai gotong royong yang terkandung di dalamnya,” katanya.
Yota Balad juga memberikan apresiasi kepada Forum Ekraf Kota Pariaman sebagai penggagas kegiatan, serta niniak mamak, Bundo Kanduang, dan seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan festival tersebut.
Ia menilai kegiatan budaya seperti Festival Maantaan Sambareh tidak hanya berperan dalam pelestarian budaya, tetapi juga memiliki potensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan sektor pariwisata berbasis budaya di Kota Pariaman.
Festival Maantaan Sambareh Tingkat Kota Pariaman Tahun 2026 merupakan bagian dari rangkaian Ekraf Fest Bandagala yang menjadi subevent Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026.
Kegiatan diawali dengan pemukulan gandang tambua oleh Wali Kota Pariaman bersama perwakilan Forkopimda. Selanjutnya peserta mengikuti arak-arakan yang dimulai dari Gerbang Hotel Nan Tongga menuju area parkir Muaro Pantai Gandoriah dan berakhir di depan Kantor Galeri Dekranasda Kota Pariaman. Acara kemudian ditutup dengan menikmati Sambareh yang telah dibuat oleh para peserta.
Turut hadir Komandan Komando Daerah Angkatan Laut II (Kodaeral II) Padang Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung beserta jajaran. Turut hadir Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Afrizal Azhar, Ketua TP PKK Yosneli Balad, Ketua GOW Dina Mulyadi, Ketua DWP Ny. Nelvia Afrizal, para kepala OPD, camat, LKAAM, Bundo Kanduang, serta peserta dari Bundo Kanduang kecamatan dan pelajar SMA/SMK se-Kota Pariaman.
















