Kabarminang — Dua nagari di Limapuluh Kota dilanda banjir pada Selasa (17/3/2026). Air dilaporkan masuk ke rumah warga hingga homestay setelah sungai di kawasan tersebut meluap sejak pagi.
Kepala Pelaksana BPBD Limapuluh Kota, Zaimar Hakim, mengatakan bahwa dua wilayah yang terdampak di kawasan Kecamatan Harau ialah Jorong Lubuak Limpato, Nagari Tarantang, dan Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak.
Ia menjelaskan bahwa banjir di Nagari Harau terjadi akibat luapan Batang Harau di kawasan objek wisata Lembah Harau sekitar pukul 07.00 WIB. Luapan sungai dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak dini hari.
Ia menginformasikan bahwa ketinggian air di lokasi mencapai lutut orang dewasa. Ia menyebut bahwa air tidak hanya menggenangi jalan, tetapi juga masuk ke rumah warga dan sejumlah homestay di kawasan itu.
“Jumlah rumah dan homestay yang terdampak belum diketahui. Masih didata,” ujar Zaimar.
Sementara itu, kata Zaimar, banjir melanda Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, akibat luapan Sungai Batang Buluh Kasok sekitar pukul 06.00 WIB. Ia mengatakan bahwa luapan sungai tersebut mengakibatkan kawasan permukiman di Jorong Buluh Kasok terdampak banjir.
“Kondisi debit air dilaporkan sudah mulai surut,” ucapnya.
Pihaknya hingga kini masih mendata dampak banjir di dua nagari tersebut. Ia menambahkan bahwa situasi di lapangan masih berkembang seiring dengan perubahan kondisi debit air di wilayah tersebut.
View this post on Instagram















