Kabarminang — Warga dan pengunjung ramai mendatangi lokasi sinkhole atau amblas tanah yang berada di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (8/1/2026). Kedatangan mereka bertujuan untuk mengambil air yang keluar dari lubang sinkhole tersebut.
Wali Jorong Tepi, Salmi, mengatakan aktivitas pengambilan air oleh warga dan pengunjung telah berlangsung sejak Selasa (6/1/2026). Menurutnya, pada awal kemunculannya, aktivitas tersebut terjadi secara spontan.
“Mulai Selasa warga dan pengunjung sudah mengambil air langsung dari lubang sinkhole,” katanya kepada Sumbarkita, Kamis (8/1).
Ia melanjutkan, awalnya pengunjung yang datang hanya ingin meminum air yang keluar dari lubang tersebut. Namun, seiring waktu, warga meyakini air itu dapat menyembuhkan penyakit.
“Seiring berjalannya waktu, masyarakat menilai air di lubang itu berkhasiat dan bisa menyembuhkan penyakit. Keyakinan itu berkembang setelah banyak orang melihat pengunjung meminum air secara langsung,” tuturnya.
Ia menyebut, berdasarkan informasi yang diterimanya, kondisi air yang keluar dari lubang sinkhole tersebut dalam keadaan normal. Ia mengatakan air tersebut tidak berbahaya dan dapat diminum.
“Air dari lubang sinkhole tersebut telah dilakukan pengecekan oleh Badan Geologi. Dari hasil pengecekan itu, tingkat keasaman atau pH air tercatat berada di angka 5,4,” ujarnya.
Melihat semakin banyaknya pengunjung yang datang untuk mengambil air, sementara kondisi lubang sinkhole masih terdapat banyak retakan, Salmi mengatakan warga setempat menyediakan peralon sebagai saluran air pada Kamis (8/1/2026).














