Kabarminang — Satu dari dua orang korban terkaman harimau di Solok Selatan harus merelakan kakinya diamputasi (dipotong).
Direktur RSUD Muara Labuh, Herry Harianto, mengatakan bahwa korban yang kakinya diamputasi tersebut bernama Amsal, ayah dari korban yang satunya lagi, Fandi Amsila Ferzio. Ia menyebut bahwa dokter bedah ortopedi mengamputasi kaki kanan Amsal pada Rabu (17/9).
“Kaki kanannya diamputasi karena tidak bisa dipertahankan lagi. Tulang dan kulit kakinya habis semuanya,” ujar Herry kepada Kabarminang.com pada Sabtu (20/9).
Ia menyebut bahwa Amsal masih dirawat RSUD Muara Labuh, sedangkan Fandi sudah dibolehkan pulang tadi.
Sebelumnya diberitakan bahwa dua warga diserang harimau di Bukit Batuang Gadang, Jorong Sungai Rambutan, Nagari Persiapan Batang Lolo, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD), Solok Selatan, pada Selasa (16/9) pukul 16.30 WIB.
Kepala Polsek KPGD, Iptu Taufik Indra, mengatakan bahwa kedua korban bernama Fandi Amsila Ferzio dan Amsal, ayah dan anak. Ia menyebut bahwa keduanya pergi menyadap getah karet pada Selasa (16/9) pukul 8.00 WIB kebun karet di Bukit Batuang Gadang. Namun, pada pukul 18.00 WIB keduanya belum pulang ke rumah.
Kemudian, kata Taufik, anak dari Amsal, Fathar, pergi mencari Fandi dan Amsal ke Bukit Batuang Gadang. Setibanya di lokasi, Fathar melihat harimau, lalu memberitahukannya kepada ayahnya.
“Ayahnya berteriak untuk menyuruh Fathar pergi. Kemudian, Fahtar berlari menuju rumah. Sesampainya di rumah, Fathar memberitahukan kejadian tersebut kepada masyarakat sekitar rumah, lalu melaporkannya kepada wali jorong,” ujar Taufik.
















