“Melihat kondisinya seperti itu, warga setempat banyak membantu mereka. Kadang dibelikan makan, kadang diberi uang. Dengan itu mereka hidup,” tuturnya.
Lanjut Derbi, Putra memiliki keinginan untuk segera kembali ke kampung halamannya di Sumatera Selatan jika memiliki biaya.
Selain itu, katanya, Putra juga mengaku pernah melapor ke dinas sosial sekitar satu bulan lalu. Namun, hingga kini belum ada solusi yang membuatnya dapat kembali ke daerah asal.
“Ketika melapor ke dinas sosial, staf yang berada di sana menyebut tindakan Putra sebagai modus penipuan, dengan alasan sudah banyak terjadi saat ini,” sebutnya.
Di sisi lain, Putra juga mengalami kendala administrasi. Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliknya disebut hilang di kawasan Pasar Raya Padang saat mencari pekerjaan. Sementara Kartu Keluarga (KK) yang dibawanya tidak sesuai karena masih tercatat bersama orang tuanya.
















