Kabarminang — Perempuan berusia 7 tahun di Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Agam, ditemukan sudah jadi mayat pada Sabtu (3/1). Bocah korban galodo atau banjir bandang tersebut sudah sebulan dinyatakan hilang.
Camat Malalak, Ulya Satar, menginformasikan bahwa anak itu bernama Aqila. Ia mengatakan bahwa mayat Aqila ditemukan saat alat berat ekskavator bekerja di kawasan Ampangan, Toboh Tangah.
“Aqila hilang sejak galodo melanda Toboh,” kata Ulya kepada Kabarminang.com.
Ulya menjelaskan bahwa mayat Aqila ditemukan secara tidak sengaja ketika alat berat bekerja di lokasi terdampak bencana. Ketika menemukan mayat itu, katanya, operator alat berat langsung berhenti bekerja.
Setelah mayat itu ditemukan, kata Ulya, pihaknya berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan pihak terkait. Ia menyebut bahwa mayat tersebut segera dievakuasi dan diidentifikasi untuk memastikan identitas korban sebelum diserahkan kepada keluarganya.
“Setelah dipastikan identitasnya, jenazah langsung dimakamkan. Proses penguburan sedang berlangsung dengan didampingi keluarga dan masyarakat,” tutur Ulya.
Ulya menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang menimpa keluarga korban. Ia menyebut bahwa kejadian itu menjadi duka bersama masyarakat Malalak.
Perihal Aqila, Ulya menyampaikan bahwa anak itu merupakan salah satu warga yang hilang ketika galodo terjadi. Sejak saat itu, katanya, keluarga korban bersama warga dan aparat terus melakukan pencarian meski kondisi medan cukup berat.
















