Kabarminang — Seorang pria di Jorong Bandua Balai, Nagari Bandua Balai, Kecamatan Kinali, Pasaman Barat, dibacok oleh adik istrinya pada Minggu (1/3/2026) sore. Akibatnya, korban berlumuran darah dan dibawa ke puskesmas terdekat.
Kepala Polsek Kinali, AKP Feri Yuzaldi, mengatakan bahwa korban bernama Omok (63 tahun), sedangkan pelaku bernama Karanai (58 tahun).
Perihal pembacokan itu, Feri menceritakan bahwa pukul 17.30 WIB pelaku mendatangi rumah korban menggunakan sepeda motor Yamaha Mio sambil membawa parang. Setibanya di sana, pelaku masuk ke dalam rumah korban, kemudian membacok korban.
“Pelaku dua kali membacok korban. Akibatnya, bagian telinga dan leher korban sehingga korban mengalami luka serius. Telinga kiri bagian bawah korban putus akibat bacokan,” ujar Feri kepada Kabarminang.com pada Senin (2/3/2026).
Setelah membacok korban, kata Feri, pelaku kabur lewat pintu belakang rumah korban, lalu pergi dengan sepeda motor. Sementara itu, korban berlumuran darah dan dibawa oleh anggota keluarga ke Puskesmas Ladang Panjang, Kecamatan Tigo Nagari, Pasaman.
“Lokasinya berbatasan dengan Pasaman. Puskesmas terdekat dari rumah korban adalah Puskesmas Ladang Panjang,” ucap Feri.
Di puskesmas, kata Feri, korban mendapatkan 57 jahitan luar dan dalam. Ia menyebut bahwa korban dirawat secara intensif di puskesmas akibat luka yang dideritanya.
Setelah mendapatkan informasi tentang pembacokan tersebut, kata Feri, pihaknya berkoordinasi dengan warga setempat untuk mencari pelaku. Ia menyebut bahwa warga melihat pelaku kabur dengan sepeda motor dan berada sekitar 4 atau 5 kilometer dari rumah korban. Ia lalu meminta warga untuk mengikuti pelaku.













