Kabarminang – Dua orang anak dilaporkan hanyut terbawa arus Sungai Simpang Godang di Nagari Ranah Malintang, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat, Senin (12/1/2026) sore. Peristiwa tersebut terjadi saat debit air sungai meningkat secara tiba-tiba.
Naiknya air Sungai Simpang Godang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, dua anak yang sedang mandi di sungai tidak menyadari bahwa arus air meningkat secara tiba-tiba hingga akhirnya terseret aliran sungai.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pasaman Barat, Afrizal, membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi pada Selasa (13/1/2026).
“Telah terjadi musibah dua orang anak hanyut akibat meluapnya air Sungai Batang Simpang Godang, Nagari Ranah Malintang, Kecamatan Sungai Aur, sekitar pukul 17.00 WIB sore,” ujar Afrizal.
Ia menjelaskan, peristiwa bermula ketika kedua anak mandi di sungai tanpa mengetahui adanya peningkatan debit air secara mendadak.
“Pada saat anak-anak mandi, mereka tidak mengetahui arus air mendadak naik dan mengakibatkan hanyutnya dua orang anak tersebut,” katanya.
Dua korban hanyut masing-masing berinisial N (7) dan A (4). Keduanya berhasil ditemukan dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Sungai Aur untuk mendapatkan penanganan medis.
Afrizal menuturkan, korban N diketahui bernama Nurul, berjenis kelamin perempuan, anak dari pasangan Jennita dan Poso.
“Korban sudah ditemukan dan saat ini sudah dibawa ke Puskesmas Sungai Aur dan masih dilakukan proses pertolongan,” ucapnya.
Namun, setelah mendapatkan perawatan medis, korban N dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, korban lainnya berinisial A diketahui bernama Aisyah, berjenis kelamin perempuan, anak dari Tonang. Korban Aisyah ditemukan dalam kondisi selamat.
“Korban kedua ditemukan selamat,” tutup Afrizal.
















