Kabarminang – Kontingen Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) dipastikan tetap ambil bagian dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatra Barat (Sumbar) XVI 2026 meski dana hibah operasional untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat belum cair.
Ketua Umum KONI Pesisir Selatan, M. Adli, mengatakan kontingen Pessel akan diberangkatkan menggunakan skema dana mandiri atau tunda bayar. Langkah tersebut diambil agar persiapan atlet tetap berjalan dan tidak mengganggu jenjang pembinaan menuju kejuaraan tingkat nasional.
“Kami mengambil skema mandiri ini demi masa depan dan karier para atlet agar persiapan mereka ke tingkat nasional seperti PON tidak terganggu,” ujar Adli kepada Sumbarkita, Selasa (29/9/2026).
Menurut Adli, jumlah kontingen yang diberangkatkan mengalami penyesuaian dari rencana awal. Pessel semula menyiapkan 695 atlet untuk mengikuti 48 cabang olahraga (cabor), namun jumlah tersebut menjadi sekitar 500 atlet yang akan bertanding pada 40 cabor.
“Awalnya kami merencanakan 695 atlet untuk 48 cabor, namun disesuaikan menjadi 40 cabor berdasarkan kesiapan serta pertimbangan manajer masing-masing cabor,” katanya.
Adli menjelaskan, dana hibah operasional hingga kini belum masuk ke kas KONI Pessel. Pencairan diperkirakan baru terealisasi pada 5 atau 6 Oktober 2026, sementara pelaksanaan Porprov Sumbar XVI dimulai pada 2 Oktober.
Karena itu, kontingen diputuskan berangkat lebih awal dengan mekanisme tunda bayar. Penggantian dana nantinya akan dilakukan melalui transfer ke rekening resmi organisasi cabang olahraga, bukan rekening pribadi.
“Sebelum transfer dilakukan, kami mengadakan bimbingan teknis serta penandatanganan pakta integritas dengan para ketua cabor terkait skema pertanggungjawaban,” tutur Adli.















