“Kami harus realistis dengan kondisi keuangan. Format joint host ini menjadi solusi sekaligus sejarah baru dengan keterlibatan 12 daerah,” ujarnya.
Keterbatasan anggaran diatasi dengan memaksimalkan fasilitas milik pemerintah daerah serta menjalin kerja sama dengan pihak swasta melalui dukungan sponsor. KONI Sumbar juga melakukan rasionalisasi anggaran bersama pengurus provinsi cabang olahraga.
Porprov Sumbar XVI berlangsung pada 2–14 Oktober 2026 dan menjadi penyelenggaraan pertama setelah ajang olahraga tingkat provinsi tersebut vakum selama delapan tahun. Porprov terakhir digelar di Kabupaten Padang Pariaman pada 2018.
Vakumnya penyelenggaraan dipengaruhi sejumlah faktor, termasuk pandemi Covid-19 dan keterbatasan pendanaan daerah. Pelaksanaan kembali Porprov tahun ini diharapkan menjadi momentum untuk menghidupkan kompetisi olahraga daerah sekaligus mendorong peningkatan prestasi atlet Sumbar di tingkat nasional.


















