Kabarminang — Polisi memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 di perbatasan Sumatera Barat terjadi dua kali, yakni pada 24–25 Maret saat cuti bersama berakhir, dan 28 Maret ketika aktivitas sekolah dimulai.
Situasi terkini pada Senin (23/3) di dua pintu masuk utama provinsi, yakni Kelok Sembilan, Kabupaten Limapuluh Kota yang menghubungkan Sumbar-Riau dan Dharmasraya yang menghubungkan Sumbar-Jambi, masih stabil dan lancar.
Kasatlantas Polres 50 Kota, Iptu Zarwiko Irzal, mengatakan, saat ini situasi arus lalu lintas mulai terkendali usai kepadatan kendaraan mulai terurai pada Minggu (23/3) sekitar pukul 01.00 WIB hingga 02.00 WIB.
“Mayoritas kendaraan berasal dari arah Pekanbaru menuju Sumatera Barat untuk tujuan mudik sekaligus berlibur ke destinasi wisata, seperti Bukittinggi dan Padang. Arus balik diprediksi terjadi 24–25 Maret saat cuti bersama berakhir dan 28 Maret,” ujarnya kepada Sumbarkita, Senin (23/3).
Hal senada juga diungkapkan Kasatlantas Polres Dharmasraya, Iptu Wahyuli Amra. Ia menyebutkan arus lalu lintas di wilayahnya masih terkendali dan didominasi oleh kendaraan pribadi jenis minibus.
“Arus lalu lintas terpantau ramai lancar dan belum ada peningkatan signifikan untuk arus balik. Namun, kami memprediksi lonjakan akan terbagi dalam dua fase, yakni 24–25 Maret dan 28 Maret,” ujarnya.
Ia melanjutkan, untuk mengatasi arus balik, pihaknya memastikan kesiapsiagaan personel di lapangan untuk mencegah terjadinya kemacetan panjang.
“Kami mengimbau semua pengendara untuk berhati-hati dan patuhi aturan lalu lintas. Utamakan keselamatan saat berkendara,” imbuhnya.
















