Kabarminang – Bank Indonesia (BI) membuka layanan penukaran uang baru yang banyak dimanfaatkan masyarakat menjelang ramadan dan Idul Fitri. Untuk mempermudah proses, BI menyediakan sistem pemesanan secara daring melalui platform PINTAR BI sehingga penukaran dapat dilakukan lebih tertib dan terjadwal.
Layanan ini menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin memperoleh uang pecahan baru untuk kebutuhan lebaran, seperti berbagi uang kepada keluarga maupun tradisi pemberian THR.
Bank Indonesia menegaskan bahwa masyarakat perlu memahami syarat serta prosedur penukaran agar proses berjalan lancar sesuai ketentuan yang berlaku.
Syarat Penukaran Uang Baru di BI
Berdasarkan panduan resmi Bank Indonesia, terdapat sejumlah ketentuan yang wajib dipenuhi oleh pemohon penukaran uang Rupiah, antara lain:
-Penukaran dilakukan sesuai waktu dan lokasi yang tercantum pada bukti pemesanan.
-Penukaran tidak dapat diwakilkan dan harus dilakukan langsung oleh pemesan.
-Wajib membawa KTP asli atau KTP elektronik yang terdaftar pada aplikasi Identitas Kependudukan Digital.
-Menunjukkan bukti pemesanan, baik dalam bentuk digital maupun cetak.
-Uang yang ditukarkan harus dipilah berdasarkan pecahan dan tahun emisi, disusun searah, serta dipisahkan antara uang layak edar dan tidak layak edar.
-Uang tidak boleh direkatkan menggunakan selotip, lakban, perekat, maupun staples.
-Penukaran dilakukan dengan nominal yang sama selama ciri keaslian uang masih dapat dikenali.
Cara Pesan Penukaran Uang Melalui PINTAR BI
Masyarakat dapat melakukan pemesanan penukaran uang baru melalui laman resmi pintar.bi.go.id dengan langkah berikut:
-
Akses situs PINTAR BI melalui browser.
-
Pilih menu “Penukaran Uang Rupiah melalui Kas Keliling.”
-
Tentukan provinsi dan lokasi penukaran yang tersedia.
-
Pilih tanggal serta jam penukaran sesuai jadwal yang diinginkan.
-
Isi data diri meliputi NIK, nama lengkap, nomor telepon, dan email.
-
Masukkan nominal penukaran sesuai kuota yang tersedia.
-
Periksa kembali ringkasan pemesanan.
-
Unduh dan simpan bukti pemesanan untuk ditunjukkan saat penukaran.
BI mengimbau masyarakat datang sesuai jadwal yang telah dipilih serta membawa seluruh dokumen persyaratan guna menghindari antrean panjang dan memastikan pelayanan berjalan tertib.
Dengan memahami prosedur dan ketentuan tersebut, masyarakat diharapkan dapat melakukan penukaran uang Rupiah dengan lebih mudah dan nyaman selama periode Ramadan hingga menjelang Idul Fitri.
















