“Gangguan terjadi di sisi sistem transmisi 150 kiloVolt (kV) dan pembangkitan. Tim kami sedang melakukan penanganan secepat mungkin agar sistem dapat kembali normal,” lanjut keterangan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, proses pemulihan sistem masih berlangsung. Belum ada informasi resmi terkait estimasi waktu normalisasi pasokan listrik di seluruh wilayah terdampak.
Pemadaman massal itu juga sempat memicu kemacetan di sejumlah titik perkotaan akibat lampu lalu lintas padam. Selain itu, aktivitas masyarakat, pusat perbelanjaan, jaringan komunikasi hingga layanan usaha dilaporkan ikut terganggu.
Warga di sejumlah daerah bahkan mengaku kesulitan mendapatkan akses internet dan sinyal komunikasi akibat gangguan pasokan listrik yang berlangsung berjam-jam.
Blackout berskala besar seperti ini tergolong jarang terjadi di Sumatera karena sistem interkoneksi antarwilayah umumnya dirancang untuk menjaga stabilitas pasokan listrik.
Namun ketika terjadi gangguan pada titik vital transmisi atau pembangkitan, dampaknya dapat meluas secara cepat ke berbagai provinsi yang berada dalam satu jaringan sistem.















