Perihal banjir bandang pada Senin (21/9/2026) malam, Itra menceritakan bahwa saat itu menonton televisi di rumah. Sebelum banjir datang, ia mendengar suara gemuruh dan petir yang begitu keras setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Tidak lama kemudian listrik di kawasan itu padam. Saat melihat ke luar rumah, ia mendapati banyak cahaya senter dari warga.
“Warga menyebutkan sedang ada galodo di atas kantor bupati,” tutur Itra.
Setelah mendengar informasi tersebut, Itra langsung menyelamatkan diri ke rumah keluarganya di Nagari Koto Gaek Guguak.
Rumahnya tidak terdampak langsung oleh banjir bandang. Itra mengatakan bahwa air hanya melintas di depan rumahnya, sedangkan rumah tetangganya yang berada di dekat kediamannya turut terdampak.


















