Kabarminang – Banjir bandang kembali menerjang kawasan Jorong Labuah, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Senin (6/7/2026) sekitar pukul 18.25 WIB. Peristiwa itu dipicu hujan yang mengguyur kawasan tersebut dan menyebabkan aliran material dari hulu memasuki permukiman warga.
Wali Jorong Labuah, Elbama, mengatakan banjir bandang terjadi setelah hujan turun di wilayah tersebut sekitar pukul 18.10 WIB. Meski hujan di lokasi baru berlangsung sekitar 15 menit, banjir bandang sudah terjadi karena hujan deras lebih dahulu mengguyur kawasan hulu.
“Hujan baru turun lima belas menit, langsung mengakibatkan banjir bandang terjadi yang membawa material lumpur, kayu, dan bebatuan bekas banjir bandang tahun 2025 lalu,” kata Elbama kepada Sumbarkita.
Menurut Elbama, material banjir berupa lumpur, kayu, dan bebatuan terbawa arus hingga memasuki kawasan permukiman warga. Material tersebut disebut berasal dari sisa banjir bandang yang terjadi pada 2025.
Akibat kejadian itu, sebanyak 15 rumah dilaporkan terdampak banjir bandang. Dari jumlah tersebut, dua rumah dimasuki lumpur.
“Saat ini warga diungsikan ke rumah yang dinilai aman dari banjir bandang, hingga saat ini tidak ada warga yang menjadi korban jiwa ataupun luka-luka,” ujarnya.
Elbama juga mengatakan aliran sungai di kawasan tersebut hingga kini belum kembali ke jalurnya. Kondisi itu terjadi karena aliran sungai tertutup material yang terbawa banjir bandang.
“Berharap kepada pemerintah agar segera memberikan bantuan alat berat untuk menormalisasikan aliran air sungai,” katanya.














