Kabarminang – Video yang memperlihatkan kerumunan remaja di depan Masjid Nurul Iman, Kelurahan Tanah Garam, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok, pada Minggu (4/1/2026) dini hari, beredar di media sosial dan disebut-sebut sebagai aksi tawuran. Namun, kepolisian memastikan kejadian tersebut belum mengarah pada tawuran.
Kasat Reskrim Polres Solok, Iptu Oon Kurnia Ilahi, menegaskan bahwa berdasarkan hasil pengecekan di lapangan kejadian dalam video tersebut hanya memperlihatkan aktivitas kumpul-kumpul sejumlah remaja sekitar pukul 04.00 WIB.
“Informasi yang kami terima, itu hanya kumpul-kumpul dan belum terjadi tawuran,” katanya kepada Sumbarkita.
Sebelumnya, dalam rekaman video yang beredar di media sosial, tampak sejumlah remaja berlarian dan sempat terjadi aksi kejar-kejaran. Warga yang datang ke lokasi membuat para remaja tersebut membubarkan diri dan meninggalkan area sekitar masjid.
Iptu Oon menjelaskan, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Langkah tersebut dilakukan guna mencegah situasi berkembang menjadi aksi tawuran antar kelompok remaja.
Terkait penyebab berkumpulnya para remaja pada dini hari itu, pihak kepolisian mengaku belum mengetahui pemicunya. Meski demikian, personel kepolisian tetap bersiaga di lokasi hingga pagi hari.
“Kami belum mengetahui pemicunya, namun personel tetap standby di lokasi sampai pagi hari,” ujarnya.
Ia memastikan kondisi di sekitar Masjid Nurul Iman berangsur kondusif setelah dilakukan pengamanan. Kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak pada malam hingga dini hari guna mencegah potensi gangguan kamtibmas.
















