Minggu, Januari 18, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis

Inilah Fakta Menarik Kota Sawahlunto, Pernah Jadi Kota Mati

Muhammad Hamdan Nabil
Selasa, 11 Februari 2025 10:40
in Ranah Minang
Kota Tambang, Sawahlunto (foto: Ilmu Tambang)

Kota Tambang, Sawahlunto (foto: Ilmu Tambang)


Kabarminang.com – Sawahlunto, sebuah kota kecil di Sumatera Barat (Sumbar) yang punya segudang cerita menarik, terutama soal sejarah pertambangan batu bara di Indonesia. Kota ini dulunya adalah pusat industri batu bara di masa kolonial Belanda dan dijuluki sebagai Kota Tambang.

Sempat redup, Kota Sawahlunto bisa bangkit kembali sebagai salah satu destinasi wisata sejarah dengan pesona yang tak tertandingi. Di balik pesonanya, ada banyak fakta unik yang bikin Sawahlunto semakin menarik buat dieksplorasi. Berikut 5 fakta menarik dari Kota Tambang, Kota Sawahlunto:

1. Eropanya Ranah Minang
Pada masa kolonial, Sawahlunto dijuluki sebagai “Eropanya Ranah Minang,” karena memiliki bangunan-bangunan bergaya arsitektur Eropa klasik yang masih berdiri megah hingga sekarang. Salah satu yang paling ikonik adalah Gedung Pusat Kebudayaan, yang dulunya berfungsi sebagai kantor administrasi tambang.
Keberadaan bangunan-bangunan megah ini membuat Kota Sawahlunto terasa berbeda dibanding kota-kota lain di Sumbar, sehingga tak heran UNESCO menetapkan Kota Sawahlunto sebagai warisan budaya dunia pada tahun 2019.

2. Kota Tambang Batu bara
Dulu, Sawahlunto dikenal salah satu kota tambang batu bara paling produktif di Indonesia, terutama di masa penjajahan Belanda. Ini bermula ketika beberapa geolog asal Belanda menemukan tambang batu bara ketika melakukan penelitian pada pertengahan abad ke 19.

Penemuan inilah yang membuat Kota Sawahlunto berkembang pesat sebagai kota tambang sejak akhir abad ke 19. Sawahlunto resmi menjadi kota tambang pada tahun 1888 yang diresmikan oleh pemerintah Hindia Belanda, dengan produksi batu bara sebagai salah satu yang terbesar di Asia Tenggara. Tapi seiring waktu, industri tambang mulai menurun hingga akhirnya ditutup pada akhir abad ke 20.

3. Asal Usul Nama Sawahlunto
Nama Sawahlunto berasal dari gabungan 2 kata, yaitu sawah dan lunto. ‘Sawah’ merujuk pada lahan pertanian yang dulu banyak ditemukan di daerah ini, sementara ‘Lunto’ diambil dari nama Sungai Batang Lunto yang mengalir di sekitar kota. Sehingga, secara harfiah, Sawahlunto berarti wilayah yang dikelilingi oleh sawah dan sungai. Nama ini juga menggambarkan bagaimana masyarakat setempat dulu sangat bergantung pada pertanian dan air sebelum beralih jadi kota tambang yang berkembang pesat.

4. Sempat Jadi Kota Mati
Saat tambang batu baranya ditutup, Sawahlunto sempat berubah jadi ‘kota mati.’ Banyak penduduk yang sebelumnya bergantung pada tambang terpaksa mencari kehidupan baru di tempat lain. Akibatnya, banyak bangunan di sini yang terbengkalai, menciptakan suasana sepi dan tak terawat.

Tapi, kota ini tidak dibiarkan mati begitu saja. Pemerintah setempat terus berusaha menghidupkan kembali kota ini dengan memanfaatkan warisan sejarahnya. Bangunan-bangunan peninggalan Belanda dipugar dan dialihfungsikan sebagai destinasi wisata sejarah. Lambat laun, Sawahlunto kembali hidup, bukan sebagai kota tambang, tapi sebagai destinasi wisata sejarah yang mempesona.

5. Peninggalan Sejarah yang Masih Terjaga
Salah satu alasan kenapa Sawahlunto begitu istimewa adalah karena banyaknya peninggalan sejarah yang masih terjaga dengan baik sampai sekarang. Tidak hanya bangunan bergaya Eropa, ada juga berbagai situs bersejarah yang kini dijadikan destinasi wisata.

Beberapa tempat yang wajib untuk dikunjungi adalah Lubang Mbah Suro, sebuah terowongan bawah tanah bekas tambang batubara, Stasiun Kereta Api Sawahlunto, dan Museum Goedang Ransum yang dulunya merupakan dapur umum bagi pekerja tambang.

Itulah dia 5 fakta menarik mengenai Kota Tambang, Sawahlunto. Kota ini tidak hanya sekedar bekas tambang batu bara, tapi juga saksi bisu perjalanan panjang industri, budaya, dan sejarah di Indonesia.


Tags: Batu BaraKota SawahluntoKota Tambangwisata Sumbar

Berita Terkait

Fakta Menarik tentang Tabuik Pariaman yang Diusul Masuk KEN 2025

Inilah Rangkaian Lengkap Acara Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2025

30 Juni 2025
Simak Sejarah Stasiun Kereta Api Padang Panjang, Saksi Kejayaan Batu Bara Ombilin

Kantor-kantor Lama di Sumbar yang Penuh Cerita: Dari Rumah Residen hingga Kantor Pos Kolonial

13 April 2025
Rekomendasi Tempat Wisata di Dharmasraya, Surga Tersembunyi di Sumbar

Rekomendasi Tempat Wisata di Dharmasraya, Surga Tersembunyi di Sumbar

13 April 2025
Surganya Alam dan Budaya Minangkabau, Inilah 4 Wisata Viral di Solok Selatan

Surganya Alam dan Budaya Minangkabau, Inilah 4 Wisata Viral di Solok Selatan

11 April 2025
Inilah Taman-taman di Padang Jadi Tempat Asyik untuk Bersantai Bareng Keluarga

Inilah Taman-taman di Padang Jadi Tempat Asyik untuk Bersantai Bareng Keluarga

11 April 2025
Inilah Sosok Penting di Balik Tata Bahasa Indonesia, Prof Sutan Muhammad Zain Tokoh Asal Pariaman

Inilah Sosok Penting di Balik Tata Bahasa Indonesia, Prof Sutan Muhammad Zain Tokoh Asal Pariaman

11 April 2025
Next Post
Pemko Pariaman Catat Realisasi Investasi Tahun 2024 Mencapai Rp50,1 Miliar

Pemko Pariaman Catat Realisasi Investasi Tahun 2024 Mencapai Rp50,1 Miliar

Tinggalkan Komentar

TERPOPULER

Seribuan Warga Dharmasraya Demo PT TKA, Tuntut Penyerahan Lahan Plasma Sawit

Seribuan Warga Dharmasraya Demo PT TKA, Tuntut Penyerahan Lahan Plasma Sawit

12 Januari 2026

Pria Bertopeng Teror Warga di Agam, Perempuan Jadi Target Aksi Tak Senonoh

Pria Bertopeng Teror Warga di Agam, Perempuan Jadi Target Aksi Tak Senonoh

16 Januari 2026

Viral! Pria Asal Padang Jalan Kaki Menuju Makkah untuk Ibadah Haji

Viral! Pria Asal Padang Jalan Kaki Menuju Makkah untuk Ibadah Haji

16 Januari 2026

Wanita Korban Jambret di Pariaman Tewas, Kaki Kanan Hancur, Polisi Ungkap Kronologi

Wanita Korban Jambret di Pariaman Tewas, Kaki Kanan Hancur, Polisi Ungkap Kronologi

12 Januari 2026

Keluarga dari Korban Tewas Dikeroyok di Pasaman Barat Harap Polres Tangkap Semua Pelaku

Keluarga dari Korban Tewas Dikeroyok di Pasaman Barat Harap Polres Tangkap Semua Pelaku

9 Januari 2026

Seorang Pria Marah-Marah di Klinik di Padang, Diduga Terkait Pelayanan

Seorang Pria Marah-Marah di Klinik di Padang, Diduga Terkait Pelayanan

13 Januari 2026

Kabur Usai Tabrak Motor, Sopir L300 di Limapuluh Kota Dibekuk Polisi

Kabur Usai Tabrak Motor, Sopir L300 di Limapuluh Kota Dibekuk Polisi

11 Januari 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2025 Kabarminang.com

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Sumatera Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ranah Minang
  • Pilkada
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Ramadhan
  • Tekno
  • Kabar Sumbar
  • Kabupaten Dharmasraya
  • Kabupaten Limapuluh Kota
  • Kabupaten Padang Pariaman
  • Kabupaten Pasaman Barat
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Solok
  • Kabupaten Solok Selatan
  • Kota Bukittinggi
  • Kota Padang
  • Kota Padang Panjang
  • Kota Pariaman
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Solok
  • Kabar Rantau

© 2025 KabarMinang.com.