Kabarminang – Gustina Putri Ningsih (26), warga Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, terbaring sakit selama sekitar 10 tahun setelah menjalani operasi usus buntu. Kini, ia berhasil dirujuk ke RSUP Dr. M. Djamil Padang untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.
Salah seorang tetangga Putri, Rosni, mengatakan, penyakit perempuan yang akrab disapa Putri itu bermula ketika ia menderita usus buntu saat duduk di kelas II SMA di Kota Padang, sekitar 2016.
Ia mengatakan, Putri kemudian menjalani operasi usus buntu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rasidin Padang.
“Jadi sebelum Putri itu operasi, malam hari dia pergi ke rumah saya, terus dia minta doa dan pamit bahwa besoknya dia bakal operasi,” kata perempuan berusia 60 tahun itu saat ditemui Sumbarkita, Jumat (30/10/2026).
Ia melanjutkan, setelah menjalani operasi di rumah sakit tersebut, kondisi Putri justru mengalami kejang-kejang.
“Untuk kondisinya masih sadar, mata masih terbuka, namun tidak bisa ngapa-ngapain. Sepengetahuan saya, akibat terkendala biaya, keluarganya terpaksa merawat Putri di rumah saja,” ujarnya.
Rosni mengatakan, sebelum jatuh sakit, Putri merupakan anak yang ceria dan senang bergaul dengan anak-anak seusianya maupun masyarakat sekitar.
“Dia anak yang ceria, suka bergaul dengan anak-anak sekitar sini,” ujarnya.



















