Sumbarkita – Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Pariaman menyerahkan uang transportasi kepada 1.059 kader dasawisma di daerah tersebut di Aula Balai Kota Pariaman, Rabu (28/10/2026).
Uang transportasi tersebut disalurkan secara simbolis oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad. Ia menyampaikan apresiasi atas peran kader dasawisma dalam menggerakkan 10 program pokok PKK di tengah masyarakat. Menurutnya, kader dasawisma memiliki peran penting dalam pembinaan keluarga dan pemberdayaan masyarakat di tingkat lingkungan.
“Kader dasawisma adalah ujung tombak dalam pembinaan apa yang tercantum dalam 10 program pokok PKK, yang dimulai dari keluarga kuat yang tumbuh dari lingkungan masyarakat yang peduli,” ujarnya.
Yota mengatakan, pemerintah daerah berkomitmen memperhatikan kesejahteraan kader sekaligus mendorong kemandirian ekonomi keluarga. Ia juga mengajak para kader berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan melalui pengelolaan bank sampah.
Selain mendukung kebersihan lingkungan, upaya tersebut diharapkan dapat berjalan seiring dengan pencegahan stunting serta pembentukan lingkungan yang bersih dan sehat di Kota Pariaman.
Ketua TP PKK Kota Pariaman, Yosneli Balad, meminta para kader memanfaatkan uang transportasi yang diterima dengan baik. Ia juga berharap para kader terus mendampingi pelaksanaan program pemerintah di tingkat desa dan kelurahan.
“Kepada seluruh ibu-ibu kader dasawisma agar terus semangat menjalankan tugas dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat di rumah masing-masing. Mari kita dukung program pemerintah, mulai dari pengelolaan bank sampah hingga upaya menekan angka stunting demi mewujudkan keluarga yang Sehat, Sejahtera, dan Mandiri di Kota Pariaman,” ungkapnya.
Penerima uang transportasi kader dasawisma tersebar di empat kecamatan. Kecamatan Pariaman Utara memiliki 229 kader dari 17 desa, Kecamatan Pariaman Selatan memiliki 213 kader dari 16 desa, Kecamatan Pariaman Tengah memiliki 398 kader dari 22 desa, serta Kecamatan Pariaman Timur memiliki 219 kader dari 16 desa.
Penyaluran uang transportasi dilakukan secara bertahap selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis (27–29/10/2026). Penyaluran dana tersebut melalui proses verifikasi data sebelum ditransfer langsung ke rekening masing-masing kader.





















