Kabarminang – Viral video seorang pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang dinilai mengolok-olok siswa korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Karo, Sumatera Utara. Badan Gizi Nasional (BGN) kemudian memberhentikan pegawai tersebut.
Dalam video yang beredar, pegawai berinisial G tersebut terlihat meledek seorang siswi saat mencicipi menu ayam katsu. Dalam video itu, makanan tersebut disebut telah dimasak sehari sebelum pengambilan gambar.
Siswi yang menjadi korban diketahui bernama Febiona (16). Ia mengalami gangguan ingatan setelah menjalani perawatan selama tiga hari di rumah sakit.
Kondisi tersebut dikonfirmasi orangtua Febiona, Elvinus Lusiana Sitanggang (49). Setelah mendapat perawatan, Febiona kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Febiona disebut sudah dapat berkomunikasi. Hasil pemeriksaan Electroencephalography (EEG) juga menunjukkan aktivitas saraf otaknya berada dalam batas normal.
Neurolog anak RSCM, Setyo Handryastuti, memastikan tidak terdapat gangguan fungsi otak pada siswi tersebut berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan.
Sementara itu, pegawai yang muncul dalam video diketahui bekerja di SPPG Muntuk, Kemantren Dlingo, Kabupaten Bantul, dengan posisi sebagai pengawas keuangan.
Koordinator Regional BGN DIY, Wirandita Gagat Widyatmoko, mengatakan keputusan itu diambil setelah pihaknya melakukan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.





















