Kabarminang – Seorang siswi kelas 6 sekolah dasar (SD) berinisial N (11) di Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, mengalami patah pada pergelangan tangan kiri setelah terjatuh saat mengikuti kegiatan olahraga di sekolah, Senin (14/9/2026).
Keluarga N menduga kejadian tersebut berkaitan dengan perundungan yang telah dialami korban sejak duduk di kelas 1 SD. Saat kejadian, N disebut terjatuh setelah didorong teman sekelasnya ketika mengikuti permainan olahraga.
Orang tua N, Sri Novita (43), mengatakan kejadian bermula ketika siswa kelas 6 mengikuti kegiatan olahraga karena jam pelajaran kosong. Guru mata pelajaran yang seharusnya mengajar disebut sedang sakit sehingga kegiatan diganti dengan olahraga.
Menurut Sri, siswa kemudian mengikuti permainan yang disebut sebagai bola beracun dan dibagi menjadi dua kelompok.
“Ketika permainan berlangsung, N berlari karena dikejar teman sekelasnya. Dalam kondisi tersebut, N disebut didorong hingga terjatuh,” tutur Sri kepada Sumbarkita, Jumat (18/9/2026).
Sri mengatakan guru olahraga tidak melihat langsung ketika N terjatuh. Saat itu, guru disebut sedang menyusun raket.
Guru kemudian mengetahui kejadian tersebut setelah mendengar teriakan N dan mendatanginya. Kepada guru, N menyampaikan bahwa tangannya sakit setelah terjatuh karena didorong temannya.
“Guru kemudian mengetahui kejadian setelah mendengar teriakan N dan mendatanginya. Kepada guru, N menyampaikan bahwa tangannya sakit setelah terjatuh karena didorong temannya,” ujar Sri.



















