Kabarminang – Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi membuka Kejuaraan Tenis Internasional Barisan Atlet Veteran Tenis Indonesia (BAVETI) Piala Wali Kota Pariaman Tahun 2026 di Lapangan Tenis Karan Aur, Kota Pariaman, Jumat (4/9/2026).
Pembukaan turnamen tersebut turut dihadiri Ketua Umum BAVETI Pusat Theo L. Sambuaga dan Ketua BAVETI Sumatera Barat Prof. Ganefri. Kejuaraan yang berlangsung pada 4–6 September 2026 itu memperebutkan total hadiah sebesar Rp85 juta.
Dalam sambutannya, Ketua Umum BAVETI Pusat Theo L. Sambuaga mengapresiasi perkembangan olahraga tenis di Sumatera Barat serta antusiasme Pemerintah Kota Pariaman menjadi tuan rumah kejuaraan tersebut.
“Atas nama Pengurus Pusat BAVETI, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kota Pariaman atas komitmen luar biasa dalam menyelenggarakan Kejuaraan Tenis Internasional BAVETI Piala Wali Kota Pariaman 2026 ini,” ujarnya.
Menurut Theo, kehadiran atlet dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara seperti Malaysia menunjukkan Pariaman memiliki daya tarik serta fasilitas yang memadai untuk menjadi tuan rumah event olahraga berskala internasional.
“BAVETI sangat mendukung semangat Kota Pariaman yang terus menggalakkan sport tourism,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, juga dilaksanakan pelantikan Pengurus BAVETI Sumatera Barat periode 2026–2031 yang diketuai Prof. Ganefri.
Theo berharap kepengurusan BAVETI Sumatera Barat di bawah kepemimpinan Prof. Ganefri dapat semakin maju dan solid serta aktif menggelar berbagai kejuaraan.
“Mudah-mudahan BAVETI Sumatera Barat di bawah kepemimpinan Prof. Ganefri semakin maju, semakin solid, dan semakin banyak menggelar kejuaraan,” ungkapnya.
Ia juga menyebut Pengurus Pusat BAVETI akan mempertimbangkan Kota Pariaman sebagai lokasi penyelenggaraan agenda BAVETI tingkat nasional maupun internasional berikutnya.
“Kami di Pengurus Pusat sangat menyambut baik antusiasme Pemerintah Kota Pariaman, dan tentu akan mempertimbangkan agenda-agenda BAVETI tingkat nasional maupun internasional untuk dapat kembali digelar di kota bertuah ini,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Pariaman Yota Balad menyambut kedatangan pimpinan BAVETI dan para atlet dari dalam maupun luar negeri. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pariaman dalam mendukung pengembangan sport tourism.
“Atas nama Pemerintah Kota Pariaman, kami mengucapkan selamat datang di Kota Pariaman kepada Bapak Theo L. Sambuaga, Prof. Ganefri, serta seluruh atlet dari dalam dan luar negeri. Kehadiran kejuaraan ini selaras dengan visi kami untuk menjadikan Pariaman sebagai kota sport tourism,” ujar Yota.
Kejuaraan yang digelar selama tiga hari tersebut diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara. Di antaranya atlet dari Kelantan, Malaysia, yakni Prof. Zul dan Pudin.
Peserta lainnya berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Aceh, Sumatera Utara, Jambi hingga Sumatera Selatan.
Yota berharap kejuaraan BAVETI tingkat nasional dapat rutin digelar di Kota Pariaman pada masa mendatang.
“Kami berharap Bapak Theo Sambuaga berkenan mengagendakan event BAVETI Nasional di Kota Pariaman, kalau perlu dua kali dalam setahun. Kami di Pemko Pariaman siap menjadi tuan rumah terbaik,” katanya.
Selain bertanding, Yota juga mengajak para atlet menikmati destinasi wisata dan kuliner khas Kota Pariaman.
“Selain bertanding, kami mengundang para atlet untuk menikmati keindahan pariwisata dan kelezatan kuliner khas Pariaman, khususnya olahan kulinernya yang legendaris,” tambahnya.
Adapun kategori yang dipertandingkan dalam kejuaraan tersebut terdiri dari Kategori KU BAVETI, KU 100 dengan usia minimal 45 tahun, KU 110 dengan usia minimal 50 tahun, serta KU 120 dengan usia minimal 55 tahun.
Untuk kategori tersebut, juara pertama memperoleh hadiah Rp8 juta, juara kedua Rp4 juta, juara ketiga bersama Rp2,5 juta, dan quarter final Rp1 juta.
Sementara itu, untuk Kategori Umum atau KU 32 Tahun ke Atas, juara pertama memperoleh Rp6 juta, juara kedua Rp3 juta, dan juara ketiga bersama Rp1 juta.
















