Jumat, Oktober 16, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
Home Kabar Sumbar

Tambang Emas Ilegal di Sumbar Tak Hanya Rusak Alam, Generasi Mendatang Terancam Lahir Cacat

Redaksi
Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:20
in Kabar Sumbar
Ilustrasi tambang emas ilegal.

Ilustrasi tambang emas ilegal.

Share on FacebookShare on Twitter

Kabarminang – Kerusakan akibat tambang emas ilegal di Sumatera Barat tidak berhenti pada hutan yang dibabat dan sungai yang berubah keruh. Ada ancaman yang jauh lebih mengkhawatirkan: zat berbahaya dari aktivitas pertambangan itu berpotensi diwariskan kepada generasi yang bahkan belum lahir.

Penggunaan merkuri secara masif dalam aktivitas tambang emas ilegal dinilai dapat membawa dampak serius terhadap kesehatan masyarakat dan generasi mendatang. Risiko penyakit kulit hingga cacat lahir menjadi bayang-bayang panjang dari kejahatan lingkungan yang hingga kini masih terus berlangsung di sejumlah daerah di Sumbar.

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sumbar, Tommy Adam, mengatakan tambang emas ilegal telah menyebar di sedikitnya sembilan kabupaten dan kota.

Wilayah tersebut meliputi Pasaman, Pasaman Barat, Sijunjung, Solok Selatan, Dharmasraya, Solok, Pesisir Selatan, Sawahlunto, dan Lima Puluh Kota.

“Penggunaan merkuri dalam tambang ini secara masif berisiko tinggi menyebabkan penyakit kulit hingga cacat lahir bagi generasi mendatang,” kata Tommy saat diwawancarai, Jumat (28/8/2026).

Kerusakan yang Mengalir dari Hulu

Menurut Tommy, dampak tambang ilegal tidak mengenal batas lokasi. Kerusakan yang bermula di kawasan hulu dapat mengalir mengikuti sungai, membawa material pencemar hingga ke wilayah yang menjadi ruang hidup masyarakat.

WALHI mencatat aktivitas pertambangan ilegal telah menyebabkan kerusakan hutan dan lahan dalam skala besar. Salah satu kawasan yang terdampak berada di hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari dengan luas kerusakan sekitar 7.600 hektare.

Sementara DAS Batahan, Pasaman, Indragiri, dan Kampar disebut mengalami pencemaran berat akibat aktivitas pertambangan tersebut.

Bagi Tommy, fakta bahwa tambang ilegal masih terus beroperasi menunjukkan persoalan ini bukan sekadar lemahnya pengawasan. Aktivitas tersebut, menurut dia, berlangsung secara terbuka dan sulit disebut tidak diketahui oleh pihak yang memiliki kewenangan.


halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Cacat Lahirkejahatan lingkungankerusakan lingkunganmerkuripencemaran sungaiSumatera Barattambang emas ilegalTambang Ilegal SumbarWalhi Sumbar
ShareTweetPin

Berita Terkait

Pemko Pariaman Matangkan Persiapan MTQ ke-IX, Digelar 30 Oktober hingga 1 November 2026

Pemko Pariaman Matangkan Persiapan MTQ ke-IX, Digelar 30 Oktober hingga 1 November 2026

16 Oktober 2026
Video: Pengendara Motor Suami Istri Kecelakaan di Sitinjau Lauik, Satu Patah Kaki

Video: Pengendara Motor Suami Istri Kecelakaan di Sitinjau Lauik, Satu Patah Kaki

15 Oktober 2026
Kualitas Udara Padang Berbahaya, Siswa PAUD hingga SMP Kembali Belajar dari Rumah

Kabut Asap Makin Tebal, Pelajar di Solok Selatan Dipulangkan Lebih Awal dan Belajar dari Rumah 2 Hari

15 Oktober 2026
Cegah Penyalahgunaan BBM Subsidi, Pemko Padang Perkuat Pengawasan di 34 SPBU

Cegah Penyalahgunaan BBM Subsidi, Pemko Padang Perkuat Pengawasan di 34 SPBU

15 Oktober 2026
Pemko Padang Perkuat Literasi Kependudukan Lewat Program Sekolah

Pemko Padang Perkuat Literasi Kependudukan Lewat Program Sekolah

15 Oktober 2026
Kualitas Udara Padang Berbahaya, Siswa PAUD hingga SMP Kembali Belajar dari Rumah

Kabut Asap Makin Pekat, Siswa PAUD-SMP di Padang Belajar dari Rumah hingga Sabtu

15 Oktober 2026
Next Post
Ratusan Pelari Ramaikan Nan Caredek Marathon 10K Chapter 2 di Pariaman

Ratusan Pelari Ramaikan Nan Caredek Marathon 10K Chapter 2 di Pariaman

Tinggalkan Komentar

Terpopuler

Polisi Datangi Rumah Dua Pria yang Viral Mengadang Pengendara Motor di Kota Solok

Polisi Datangi Rumah Dua Pria yang Viral Mengadang Pengendara Motor di Kota Solok

14 Oktober 2026

Dicari Setelah Videonya Cegat Pengendara Viral, 2 Penagih Utang di Kota Solok Datangi Kantor Polisi

Dicari Setelah Videonya Cegat Pengendara Viral, 2 Penagih Utang di Kota Solok Datangi Kantor Polisi

15 Oktober 2026

Warga Keluhkan Pelayanan RS Paru Sumatera Barat, dari Salah Obat hingga Tabung Oksigen Jatuh

Warga Keluhkan Pelayanan RS Paru Sumatera Barat, dari Salah Obat hingga Tabung Oksigen Jatuh

11 Oktober 2026

Tinggal Sendiri, Pria 72 Tahun di Pesisir Selatan Tewas di Rumah, 6 Anak di Jakarta

Tinggal Sendiri, Pria 72 Tahun di Pesisir Selatan Tewas di Rumah, 6 Anak di Jakarta

13 Oktober 2026

Detik-Detik Pemotor Dipepet Pria Tak Dikenal Usai Beli Emas di Kota Solok

Detik-Detik Pemotor Dipepet Pria Tak Dikenal Usai Beli Emas di Kota Solok

13 Oktober 2026

Warga Temukan Mayat Perempuan di dalam Rumah di Padang

Sesosok Mayat Perempuan Ditemukan di Kamar Hotel di Padang

10 Oktober 2026

Imam yang Cabuli 2 Anak Kandung di Sijunjung Ancam Tak Biayai Kuliah Korban jika Tolak Dicabuli

Imam yang Cabuli 2 Anak Kandung di Sijunjung Ancam Tak Biayai Kuliah Korban jika Tolak Dicabuli

14 Oktober 2026

Berita Terkini

Pemko Pariaman Matangkan Persiapan MTQ ke-IX, Digelar 30 Oktober hingga 1 November 2026

Pemko Pariaman Matangkan Persiapan MTQ ke-IX, Digelar 30 Oktober hingga 1 November 2026

16 Oktober 2026

Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Remaja 17 Tahun di Pasaman Barat Dikeroyok Warga

Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Remaja 17 Tahun di Pasaman Barat Dikeroyok Warga

15 Oktober 2026

2 Rumah Hanyut, 16 Rusak Berat dan Ribuan Orang Terdampak Akibat Banjir di Pesisir Selatan

2 Rumah Hanyut, 16 Rusak Berat dan Ribuan Orang Terdampak Akibat Banjir di Pesisir Selatan

15 Oktober 2026

Video: Pengendara Motor Suami Istri Kecelakaan di Sitinjau Lauik, Satu Patah Kaki

Video: Pengendara Motor Suami Istri Kecelakaan di Sitinjau Lauik, Satu Patah Kaki

15 Oktober 2026

Kaffah Aqiqah Padang Berawal dari Pengalaman Pribadi, Kini Layani Pesanan hingga Luar Negeri

Kaffah Aqiqah Padang Berawal dari Pengalaman Pribadi, Kini Layani Pesanan hingga Luar Negeri

15 Oktober 2026

Kualitas Udara Padang Berbahaya, Siswa PAUD hingga SMP Kembali Belajar dari Rumah

Kabut Asap Makin Tebal, Pelajar di Solok Selatan Dipulangkan Lebih Awal dan Belajar dari Rumah 2 Hari

15 Oktober 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami

© 2025 KabarMinang.com.