Kabarminang – Video keluhan keluarga pasien terkait pelayanan administrasi di Rumah Sakit Islam (RSI) Ibnu Sina Simpang Empat, Kabupaten Pasaman Barat, beredar di media sosial.
Video tersebut memperlihatkan keluarga pasien menyampaikan kekecewaan terhadap proses pelayanan di bagian pendaftaran. Keluhan itu di antaranya terkait lamanya waktu tunggu, antrean yang dinilai melompat, kursi pelayanan yang terlihat kosong, hingga nomor antrean pada layar monitor yang disebut tidak ditampilkan.
Peristiwa tersebut disebut terjadi di RSI Ibnu Sina Simpang Empat, kawasan Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, pada Rabu (19/8/2026).
Dalam video yang dilihat Sumbarkita pada Kamis (20/8/2026), keluarga pasien menyampaikan bahwa mereka telah mengikuti aturan antrean dan memperoleh nomor antrean 149.
“Dengan sabar hati kami mengikuti aturan antri di bagian pelayanan. Kebetulan saya antrian 149. tapi kursi pelayanan sering kosong, nomor antrian di layar monitor dimatikan, padahal semua pasien masih menunggu,” ungkap narasi kekecewaan keluarga pasien di lokasi kejadian.
Keluarga pasien juga mengeluhkan proses antrean yang dinilai lambat dan seperti melompati nomor sebelumnya. Kondisi tersebut disebut terjadi ketika waktu operasional dokter memasuki pergantian shift.
Klarifikasi pihak RSI Ibnu Sina Simpang Empat terkait kronologi kejadian, sistem antrean, serta hasil penelusuran internal akan disampaikan dalam berita selanjutnya.
















