Kabarminang — Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang menyematkan Satyalancana Karya Satya kepada 15 pegawai serta memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang meraih 123 prestasi tingkat internasional, nasional, dan regional dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Lapangan Rektorat Kampus III UIN Imam Bonjol Padang pada Senin (17/8/2026).
Sebanyak 15 pegawai menerima Satyalancana Karya Satya dengan masa pengabdian 30, 20, dan 10 tahun.
Satyalancana Karya Satya XXX tahun diberikan kepada empat orang, yakni Firdaus, Ikhwan, Hermawati, dan Usdarisman.
Satyalancana Karya Satya XX tahun diberikan kepada lima orang, yaitu Martin Kustati, Syofiatin, Najmah Sayuti, Luli Sari Yustina, dan Lusi Ismail.
Sementara itu, Satyalancana Karya Satya X tahun diberikan kepada enam orang, yakni Remiswal, Ahmad Nurhuda, Joni Harnedi, Nila Mardiah, Sri Ramadhan, dan Wahyu Ramadani.
Selain penyematan Satyalancana, UIN Imam Bonjol Padang juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang mencatatkan prestasi di tingkat internasional, nasional, dan regional. Total terdapat 123 prestasi mahasiswa yang mendapatkan apresiasi.
Rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang dihadiri Rektor UIN Imam Bonjol Padang, wakil rektor, ketua senat, kepala biro, civitas akademika, serta mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) internal kampus.
Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Martin Kustati, membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia dalam upacara tersebut. Dalam sambutan Menteri Agama disampaikan bahwa kemerdekaan merupakan amanah yang harus diisi dengan ilmu, kerja keras, integritas, inovasi, dan pengabdian.
Menteri Agama juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman bangsa serta menjadikan agama sebagai sumber kedamaian, persatuan, dan kemaslahatan.
Perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan juga dinilai perlu diiringi dengan penguatan akhlak, integritas, serta literasi digital dan keagamaan.
Dalam penutup sambutannya, Menteri Agama mengajak masyarakat mengisi kemerdekaan dengan bekerja sungguh-sungguh, melayani dengan tulus, merawat kerukunan, serta menguasai teknologi tanpa kehilangan etika.
















