Kabarminang – Heldiansyah, pemuda berusia 19 tahun asal Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, berhasil meraih beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Namun, di tengah kesempatan yang telah lama diperjuangkannya itu, keluarganya masih terkendala biaya keberangkatan sekitar Rp36 juta.
Heldiansyah merupakan warga Bancah Talang, Dusun Utara, Jorong Pasaman Baru, Nagari Lingkuang Aua Baru, Kecamatan Pasaman, Pasaman Barat. Ia dijadwalkan berangkat dari daerah asalnya menuju Jakarta pada 11 Oktober 2026, sebelum melanjutkan perjalanan ke Mesir pada 14 Oktober 2026.
Ibu Heldiansyah, Mardiani (43), mengatakan keluarga saat ini masih berupaya memenuhi kebutuhan biaya keberangkatan putranya agar dapat berangkat sesuai jadwal.
“Insyaallah tanggal 11 Oktober berangkat ke Jakarta, kemudian tanggal 14 Oktober baru berangkat ke Mesir,” kata Mardiani saat diwawancarai pada Sabtu (3/10/2026).
Perjalanan Heldiansyah untuk bisa menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar tidaklah mudah. Ia terlebih dahulu menyelesaikan pendidikan selama tujuh tahun di Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru.
Setelah itu, Heldiansyah melanjutkan persiapan dengan mengikuti kursus bahasa Arab di Markaz Arabia, Kediri, Jawa Timur. Berbekal pendidikan pesantren dan persiapan bahasa tersebut, ia kemudian mencoba mengikuti tes masuk Universitas Al-Azhar.
Pada percobaan pertama, Heldiansyah belum berhasil. Namun, ia kembali mengikuti tes untuk kedua kalinya hingga akhirnya dinyatakan lulus dan memperoleh beasiswa untuk jurusan Bahasa Arab.
Mardiani mengatakan beasiswa tersebut menanggung biaya pendidikan Heldiansyah selama kuliah. Sementara itu, biaya tempat tinggal dan kebutuhan hidup selama berada di Mesir harus ditanggung sendiri.





















